Pengusaha Tenda Gemini Kota Medan Diduga Lepas Tanggung Jawab, Pekerja Nyaris Tewas Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi

Hukrim175 kali dibaca

Lintas10.com, MEDAN – Pengusaha terkenal tenda Gemini di Kota Medan dituding lepas dari tanggungjawabnya sebagai majikan. Pekerja tenda atas nama Yeremia (29) warga Jalan Bilal, Gang Relka, Kelurahan Pulo Brayan Darat l, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan Sumatera Utara hingga kini terbaring lemas dan membutuhkan uluran tangan.

Ibarat pepatah mengatakan “Malang tak dapat ditolak, Mujur tak dapat diraih” begitulah kira-kira hal yang dialami Yeremia sekarang ini.

baner

Berawal dari pemasangan tenda milik majikannya tenda Gemini di Jalan HM Yamin tepatnya di depan kantor Partai Nasdem saat itu pada hari Rabu tanggal 02 November 2022 sekitar pukul 16.00 wib, sore hari. Yeremia tersengat arus listrik tegangan tinggi dan terpental terjatuh dari ketinggian 10 meter dan pingsan tak sadarkan diri.

Akibatnya tangan, kaki dan bagian badan belakang melepuh, dan gosong. Ia hanya mendapat bantuan perobatan dari majikan sebanyak 500.000 ribu rupiah. Padahal kondisi sekujur badannya masih mengalami luka bakar dan membutuhkan biaya perobatan yang besar.

“Pemasangan tenda itu untuk keperluan acara partai nasdem, saya saat itu masih setengah sadar dilarikan ke rumah sakit. Badanku semua tak bisa bergerak, hampir semua badan udah gosong” ucap Yeremia kepada wartawan, Rabu (16/11/2022).

Beruntung nyawanya dapat tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit Imelda. Semenjak peristiwa itu, Yeremia tidak bisa beraktivitas Ia hanya terbaring lemas membutuhkan bantuan biaya perobatan.

Yeremia melanjutkan bahwa ia sudah empat tahun menggeluti pekerjaan pemasangan tenda ini dengan tidak menetap keluar masuk. Karyawan di tenda Gemini Kota Medan ada berjumlah kurang lebih 30 pekerja dibagi – bagi dalam berbagai tugas masing – masing, serta dikasih upah berbeda beda pula.

Baca Juga:  Pernyataan Kepala Desa Tanjung Anom Jadi Sorotan! Sebut Pembuatan Aplikasi E Desa Telan ADD 8,5 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.