Home / Top Ten / Sempena HPN PWI Riau Gelar Penanaman Pohon di Stadium Utama

Sempena HPN PWI Riau Gelar Penanaman Pohon di Stadium Utama

Pekanbaru, lintas10.com- Jajaran Pengurus dan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau melakukan aksi menanam bibit pohon di kawasan Main Stadium Riau, Sabtu (24/02/2018) pagi.

Jenis bibit pohon yang ditanam ada sekitar 150 bibit yang terdiri dari bibit Durian Unggul, lengkeng, matoa, rambutan dan pohon pelindung.

Sebelum bibit pohon itu ditanam, kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Kadispora) Riau Doni Apriyaldi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau Alvin Rizaldi, Direktur PT Arara Abadi Edy Harris dan Kepala Kantor PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Tajuddin Noer.

Sedangkan dari PWI Riau digadiri langsung oleh Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang, Sekretaris PWI Riau Amril Jambak, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Riau Fendri Jaswir, Ketua Dewan Penasehat Helmi Burman, Ketua Panitia HPN 2018 dan HUT PWI ke-72 Anthony Harry, Sekretaris Panitia HPN 2018 dan HUT PWI ke-72 Saparudin Koto, Wakil Bendahara PWI Riau Herlina, Bendahara Panitia HPN 2018 dan HUT PWI ke-72 Rosyita dan seluruh panitia HPN 2018 dan HUT PWI ke-72 tingkat Provinsi Riau.

Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang mengatakan, go green ini adalah salah satu banyak event yang diselenggarakan PWI Riau dalam memperingati Hari Pers Nasional tahun 2018 dan HUT PWI ke-72.

“Puncaknya malam ini. Untuk itu kami mengundang bapak/ibu dan adik-adik relawan bersama-sama hadir di Hotel Premiere Pekanbaru dalam acara resepsi sekaligus bersilaturahmi dengan semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang akan mengikuti pilkada pada tahun ini,” ajak Zulmansyah saat menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan program penghijauan “Go Green Together” di kawasan Stadion Utama Riau, Sabtu (24/02/2018) pagi.

Pada kesempatan itu, Zulmansyah mengungkapkan, PWI ini organisasi tertua wartawan. Kalau di Indonesia hanya ada tiga organisasi wartawan yang diakui oleh Dewan Pers, yang sudah dikeluarkan sertifikasi kompetensi organisasi wartawan. Yang pertama PWi, kedua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan ketiga Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Dari tiga organisasi itu, beber Zulamnsyah, PWI merupakan organisasi wartawan yang paling besar. Di Provinsi Riau ini PWI memiliki jumlah anggota sebanyak 1.028 orang. Kalau AJI lebih kurang 48 orang saja. Dan IJTI dibawah itu lagi. Jadi PWI Riau selain memilik jumlah anggota paling besar, juga memiliki anggota yang paling banyak lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kami memang sekarang sedang gencarnya mensosialisasikan soal UKW. Terutama dalam rangka memerangi berita Hoax. Karena belakangan ini, informasi yang paling seksi di teman-teman wartawan adalah soal berita hoax (berita palsu. berita bohpng), yang kadang-kadang masyarakat membaca dan menyatakan seolah-olah itu hasil kerja wartawan. Wartawan baik pasti membuat berita yang baik. Jadi wartawan yang bail iti selalu membuat berita yang baik. Kalau informasi yang disajikan ke masyarakat itu bohong, palsu, Hoax, kami sangat yakin iti dilakukan oleh wartawan yang belum lulus kompetensi. Jadi kami terima kasih juga kepada teman-teman yang kemarin sudah membantu PWI menyelenggarakan UKW untuk wartawan PWI yang ada di Riau. Dimana saat ini dari 1.028 anggota kami, sekitar 340 orang wartawan sudah dinyatakan kompeten. Jadi kalau sudah dinyatakan kompeten ini berarti sudah pandai wawancara, sudah pandai menulis berita dan sudah pandai mengedit berita serta sudah bisa menyajikan berita kepada masyarakat,” papar Zulmansyah.

Kadang-kadang sekarang ini, kata Zulmansyah, orang dengan modal kartu pers mengaku-ngaku wartawan. Jadi dia buat sendiri kartu pers di percetakan lalu mengaku-ngaku wartawan.

“Jadi bagi kita tidak. Bagi kita, yang betul-betul wartawan itu yang punya dan sudah lulus UKW. Oleh karena itu, tugas kami masih panjang. Karena baru sepertiganya saja yang lulus UKW dan kita berharap pada kepengurusan PWI Riau periode 2017-2022 ini, semua wartawan yang tergabung dalam PWI Riau bisa ikut UKW,” terang Zulmansyah seraya juga menyampaikan, hasil rapat teman-teman di PWI Riau bahwa Stadion Utama Riau yang menjadi kebanggan masyarakat Riau dan bahkan masyarakat Indonesia ini masih belum terlalu hijau. Maka teman-teman mengusulkan bagaimana saat ulang tahun PWI ke-72 diselenggarakan penghijauan atau yang disebut dengan istilsh go green. Sehingga PWI Riau bisa meninggalkan jejak di stadion ini. Dan Alhamdulillah ternyata responnya bukan hanya dari kalangan PWI, tapi juga dari mitra-mitra PWI Riau seperti dari PT PLN WRKR, Dinas LHK dan PT Arara Abadi ikut mensupport.

“Dan mudah-mudahan kerjasama semua pihak ini nanti bisa meninggalkan jejak. Sehingga jejak ini bisa dinikmati oleh semua kita. Makanya kami meminta bibit durian kepada semua donatur dan sponsor supaya ada suatu areal yang khusus ditanami pohon durian. Tujuannya apa? Supaya empat tahun lagi kita kumpul di stadion ini bisa sama-sama makan durian hasil panen yang kita selenggarakan saat ini. Tentu saja pohon-pohon lain juga kita tanam untuk menghijaukan dan merimbunkan kawasan Stadion Utama Riau ini. Dan kami menyampaikan terima kasih kepada PT Arara Abadi yang sudah memberikan adviice dan penjelasan tentang bagaimana cara menanam pohon yang baik. Karena biasanya kami ini main tanam-tanam saja,” ulas Zulmansyah sembari berharap kepada relawan muda untuk bisa melanjutkan penanaman terhadap bibit-bibit yang ada supaya semua ada jejak di Stadion Utama ini. Karena jumlah bibitnya ada sekitar 500 dan yang sudah ditanam sekitar 200-an bibit.

“Ini baru permulaan, tidak selesai hari ini bisa dilanjutkan pada hari-hari berikutnya tetap dikerjakan sampai target yang kita tentukan tertanam semuanya,” ujar Zulmansyah.

Berikutnya, kata Zulmansyah, PWI Riau sekarang juga sedang gencar-gencarnya bermitra dengan semua pihak pemerintah dan swasta terutama karena PWI juga ingin berperan mensosialisasikan orogram-program daerah.

“Misalnya nanti Dispora dan LHK punya program apa, nanti sama-sama bisa bersinergi untuk publikasi, sehingga masyarakat bisa tahu bahwa kita ini telah berbuat untuk daerah. Nah sekarang ini kita kurang publikasi sehingga seolah-olah kita tidak punya event apa-apa. Dan kita berharap sinergi yang hari ini sudah terjalin bisa terus dilanjutkan pada masa-masa akan datang. Mungkin pada tahun 2019 ada event yang akan dilaksanakan teman-teman, kami berharap, PWI berharap bisa bersinergi lagi di masa akan datang,” harap Zulmansyah. (Rls)


Baca Juga

Menko Luhut : Indonesia Tidak Pernah Bergantung Secara Ekonomi Kepada Satu Negara

Maritim-Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan dengan tegas menyatakan bahwa, Indonesia tidak pernah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.