oleh

PPK 12 Sekecamatan Kabupaten Pelalawan Resmi dilantik

Pelalawan -Resmi, sebanyak 60 Panitia pemilihan kecamatan(PPK)  dilantik,  Ketua KPU Pelalawan Wan Kardi Wandi  berpesan agar anggota PPK  12 Kecamatan se kabupaten Pelalawan tak melanggar aturan ,Sabtu(29/2) Gedung Daerah Datuk Laksmana Pangkalan kerinci

Tahapan demi tahapan dalam menyambut puncak pesta demokrasi pada 23 September 2020 mendatang, terus bergulir.

Puluhan anggota PPK  ini telah melalui tahapan seleksi, mulai seleksi berkas, tes teori, tes wawancara hingga akhirnya terpilih,

sebagai kepanjangan tangan KPU Kabupaten Pelalawan  dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) di tingkat kecamatan di Kabupaten Pelalawan .

“PPK yang terpilih hari ini merupakan kandidat pilihan yang mewakili kecamatan untuk bekerja maksimal sebagai kepanjangan tangan KPU Pelalawan Dalam melaksanakan tahapan Pilkada di kecamatan,” kata Ketua KPU Pelalawan Wan Kardi Wandi ketika temui lintas10.com usai acara pelantikan

Proses Pemilihan Umum rentan dengan penyimpangan, godaan dan memiliki potensi dibajak oleh individu-individu yang tidak bertanggung jawab. Pada saat bersamaan ada harapan yang besar dari rakyat agar Pemilihan Umum terselenggara dengan penuh integritas

Seperti Penanda tanganan pakta integritas untuk ekspektasi mengukuhkan dan memberikan motivasi pada penyelenggara untuk tetap menjadi penyelenggara yang independen, netral menjunjung tinggi asas pemilu berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil secara profesional, efektif dan efisien

“Sanksi tegas terhadap Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) bila Nanti berbuat kecurangan seperti sanksi ringan hanya teguran dan saksi beratnya menonaktifkan atau memberhentikan kalau Pidananya itu orang Bawaslu dan kepolisian “katanya mengakhiri (Adi)

Baca Juga:  15 Nama Beredar Dimedia Sosial Bakal Calon Gubernur Riau Dan Wakil Gubernur Periode 2018-2023

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan