Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Musim Hujan Tak Tentu, Drinase Rusak, Waspada Sarang Nyamuk

Musim Hujan Tak Tentu, Drinase Rusak, Waspada Sarang Nyamuk

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Terkait cuaca dengan musim panca roba yang tak menentu pada akhi-akhir ini yang terjadi di Ibu Kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, hingga dapat menyebabkan munculnya jentik-jentik nyamuk yang bisa mengakibatkan dengan adanya pada penyakit demam berdarah degue(DBD).

Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk Aides Aigepty retan terjadinya. Ditambah lagi dengan musim yang sekarang ini yang tidak menentu, dimana akan mempercepat kembang biak nyamuk dengan ciri khas bintik-bintik putih itu.

Nyamuk yang menyerang pada waktu sore ini berkembang biak di genangan genangan air yang tenang dalam wadah yang tak terpakai.

Banyaknya nyamuk pada musim ini telah dirasakan oleh Ridho warga jalan MT.Haryono, RT.4, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Dimana dia dengan menuturkan, bahwa saat ini dirinya dan para warga lainnya sudah sering terganggu dengan kehadiran nyamuk-nyamuk. Nyamuk-nyamuk tersebut semakin banyak apabila waktu menjelang sore tiba hingga pada malam harinya.

Selain seharusnya saat ini Kota Kuala Pembuang memasuki musim kemarau. Namun nyatanya, hujan selalu mengguyur Kuala Pembuang dengan berbagai intensitas serta waktu yang tak tertentu. Kondisi itu, lanjut Ridho, akan terjadi genangan air dimana-dimana dan menjadi tempat munculnya jentik jentik nyamuk.

“Ditambah lagi, dengan rusaknya drinase, yang menyebabkan mampetnya saluran air dan mengakibatkan air hujan menggenang dan ditambah sampah sampah yang juga ikut ke area daerah tersebut, sehingga pada menjadi kotor yang ditimbulkan, juga dengan nyamuk nyamuk bertambah banyaknya,” cetusnya. (Fathul Ridhoni)


Baca Juga

Hati-Hati Wartawan Gadungan Yang Berkeliaran Di Kabupaten Seruyan

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan dan Pengusaha, maupun instansi lainnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.