oleh

KSOP Kumai Mantapkan Koordinasi Operasi Angkutan Penumpang Natal 2019 Dan Tahun Baru 2020

Last Updated: 02 Des 2019

Kotawaringin Barat, lintas10.com- Operasi Angkutan Natal Tahun 2019 sesuai jadual operasi telah memasuki awal pelaksanaan.

Untuk itu KSOP Kumai Senin (02/12/2019) kembali mengadakan pertemuan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, yakni Operator Pelabuhan PT. Pelindo III, Operator Kapal Dari berbagai Armada Angkutan, yakni PT. PELNI, PT. DHARMA LAUTAN UTAMA (PT. DLU), dan PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (PT. ASDP), Pihak Otoritas Keamanan (TNI dan Polri), Otoritas Karantina Orang maupun Hewan, Otoritas Kesehatan serta fihak-fihak yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam kegiatan Operasi Angkutan Penumpang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Walau Angkutan Penumpang Natal dan Tahun Baru tidak se signifikan pelaksanaan operasi angkutan Lebaran, akan tetapi pemerintah selalu melakukan persiapan dan pelaksanaan operasi, hal tersebut terlihat untuk angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, dari Pelabuhab Panglima Utar Kumai dan Pelabuhan PT. ASDP Tempenek Kumai untuk tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan PT. ASDP Kendal Jawa Tengah, dengan menyiapkan sebanyak 24 Call keberangkatan kapal, dengan Daya Angkut keseluruhan dari 24 Call tersebut sebanyak 5.626 penumpang.

Rincian Armada Kapal yang disediakan dan siap operasi adalah dari PT. PELNI sebanyak 2 armada dengan 5 kali pemberangkatan, PT. Dharma Lautan Utama (PT. DLU) sebanyak 4 armada dan PT. ASDP dengan 1 armada.

Menurut Kepala KSOP Kumai Capt. Wahyu Prihanto, bahwa semua yang terkait dalam pelaksanaan operasi angkutan penumpang Natal dan Tahun Baru (NATARU) dinyatakan secara keseluruhan siap dari segala lini.

Hal tersebut dapat diperhatikan yakni Menghimbau kepada seluruh operator agar mengoptimalkan potensi armada pada Angkutan Penumpang NATARU 2019 untuk mengantisipasi arus mudik/balik sehingga dapat mengurangi terjadinya penumpukan penumpang.

Seluruh Operator wajib meng-update info terkini jadual kedatangan kapal melalui digital info screen di pelabuhan, Facebook, Istagram, dan Twitter dan media cetak lainnya.

Meningkatkan koordinasi kepada Operator kapal untuk penyebarluasan jadual kedatangan dan keberangkatan kapal kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik serta melakukan pemasangan spanduk di tempat-tempat tertentu dan dilakukan pada jauh hari sebelum masa posko Gabungan Angkutan NATARU 2019 di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

Semua tahapan baik teknis maupun non teknis dari kesiapan masing-masing armada sudah dilaksanakan, yakni berupa uji petik kelaiklautan kapal maupun personil Anak Buah Kapal dari semua lini dan juga tahapan-tahapan lain yang dipersaratkan guna mendukung kelancaran, keamanan dan keselamatan penumpang dan ABK selama melaksanakan Angkutan NATARU 2019 juga reguler lainnya serta peningkatan kesiapan kesiagaan tanggap darurat angkutan laut.(AT)

Komentar

Jangan Lewatkan