Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Proyek Pemeliharaan Bundaran 2 Kuala Pembuang Mulai Di Soal

Proyek Pemeliharaan Bundaran 2 Kuala Pembuang Mulai Di Soal

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Proyek  kegiatan pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor, dengan pekerjaan belanja pemeliharaan bundaran, lokasi  Kabupaten Seruyan, dengan nilai kontrak sebesar Rp 90.000.000,- untuk jangka waktu pelaksanaan selama 60 (enam puluh) hari kalender, mulai dari tanggal 9 april 2018 hingga sampai 7 juni 2018, yang dilaksanakan oleh CV. Citra Kuala, mulai di soal.

Pasalnya, Proyek tahunan pada seketariat daerah (Setda), melalui bagian umum, dengan Surat Perintah Kerja (SPK), Nomor : 160/PPKOM-SETDA/IV/2018, tertanggal 9 januari 2018, dan Nomor DIPA :  4.05.4.05.03.02.22.5.2.3.50.04, tertanggal 8 januari 2018, Program Peningkatan dan Prasarana Aparatur tersebut, tidak diketahui dengan jelas item apa saja yang telah dilaksanakan.

Perinciannya, proyek kegiatan pemeliharan rutin berkala gedung kantor sebesar Rp 90 juta rupiah, dengan pekerjaan belanja pemeliharaan bundaran, tidak ada jelas dengan perihal volume apa yang akan dilaksanakan, karena berdasarkan papan nama pengumuman proyek tersebut, tidak tertera dengan adanya item dari pekerjaannya. Bahkan dari pekerjaan pemeliharaan bundarannya pun dengan tidak jelas mengatakan bahwa tepatnya bundaran mana, dan lokasi areanya dimana. Sehingga menjadi soal pertanyaan dari publik, kalau jelas mulai dari papan pengumumannya hingga pelaksanaan pekerjaannya.

Dari informasi yang dihimpun lintas10.com, disaat pelaksanaan pekerjaan itu dilakukan, adalah dengan cara penimbunan pasir urug didalam kawasan bundaran 2 tersebut, dan juga ada sedikit kegiatan untuk perbaikan ringan fasilitas yang ada, termasuk dengan pengecetan dasarnya. Dan itupun sangat disayangkan disaat pelaksanaan pekerjaan tersebut, papan pengumuman proyeknya tidak ada.

Menurut Kepala bagian Setda pemeriintah kabupaten Seruyan, Radiun, mengatakan, dirinya tidak mengetahui betul item proyek apa saja yang dilakukan setda untuk melakukan pemeliharaan dibundaran 2 tersebut.

“Saya kurang paham jika ditanyakan detailnya apa saja dengan pekerjaan belanja pemeliharaan bundaran itu, yang pasti selain pekerjaan pada penimbunan pasir urug didalam kawasan bundaran, pengecetan, juga termasuk perbaikan pada fasilitas fasilitas yang ada pada bundaran, seperti perbaikan tempat bunga yang retak, vaping block yang ada rusak, dan fasilitas lainnya yang ada di dalam kawasan bundaran tersebut,”ujar Radiun, beberapa waktu yang lalu, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, bagian umum setda pemkab seruyan.

Radiun juga mengakui bahwa kegiatan pemeliharan rutin berkala bundaran tersebut ada kesalahan dari pihak rekanannya, dimana salah satunya pada papan pengumuman proyeknya belum ada terpasang. Namun, Radiun enggan untuk menerangkan tentang item apa saja yang dilakukan secara detailnya,  Dia hanya mengucapkan terimakasih kepada lintas10.com bahwa telah mengkonfirmasi tentang tidak adanya dengan pada papan pengumuman yang masih belum ada terpasang, dan mengharapkan agar Media Lintas10.com ikut berperan serta memantau kegiatan tersebut.

“Kami berharap peran sertanya dalam pengawasan kegiatan yang ada disini, termasuk pada pekerjaan pemeliharaan bundaran tersebut, ” katanya.

Dari pantauan Iintas10.com dilapangan, minggu (10/6/2018), pada pekerjaan belanja pemeliharaan bundaran 2 tersebut, sudah tidak ada lagi dari aktivitas pekerjaannya, namun masih sangat disayangkan, bahwa fasilitas yang ada didalam kawasan bundaran 2, untuk tempat bunga yang masih miring dan retak, terlihat tidak ada diperbaikinya. Dan pagar besi yang dulu mengelilingi kawasan bundaran 2, masih ada pada terpasang, meskipun ada sebagian yang sudah dengan rusak dan hilang, malah untuk sekarang ini dengan tidak ada sama sekali, diperkirakan dengan anggaran untuk belanja pemeliharaan bundaran, sebesar 90 juta rupiah itu sudah dengan perbaikan pergantian pagar pengaman keliling bundaran 2 tersebut. Ditambah lagi kualitas bahan cet yang digunakan untuk mewarnai bagian fasilitas bundaran yang cepat luntur dan sekarang kondisi fasilitas yang ada dalam kawasan bundaran 2, seperti hal salah satunya dengan tempat bunga, dimana selain kondisinya yang masih pada miring dan retak, juga ditambah warnanya yang kusam. (Fathul Ridhoni)

Baca Juga

Mercusuar Jadi Obyek Wisata Warga Sukamara

SUKAMARA, Lintas10.com – Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin (Mercusuar) yang saat ini masih berfungsi guna …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.