oleh

Mayat Perempuan Yang Ditemukan di Minas Belum Diketahui Identitasnya

-Hukrim-326 kali dibaca

SIAK, lintas10.com- Hingga kini, Mayat perempuan yang ditemukan di semak-semak pinggir Jalan Yos Sudarso Km 28, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Siak, Riau, Selasa (22/1/2019) kemarin, belum berhasil diungkap identitasnya oleh kepolisian.

Dalam sulitnya memperoleh identitas korban, Polisi terus menyebarkan mengimbau agar masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga mendatangi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Riau di Jalan RA Kartini, Kota Pekanbaru atau ke Polsek Minas.

Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui Kanit Reskrim Polsek Minas, Iptu Dafris, SH kepada awak media mengatakan, untuk menggali informasi identitas mayat itu, pihaknya juga mengerahkan sejumlah Bhabinkamtibmas untuk dor tu dor ke kampung-kampung di wilayah Kecamatan Minas, Siak.

“Identitas korban hingga kini belum diketahui. Bhabinkamtibmas kita juga sudah mensosialisasikan kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat melapor ke Polsek Minas atau mendatangi RS Bayangkara di Pekanbaru,” kata Dafris, Rabu (23/1/2019) via telepon seluler.

Dafris mengatakan, kasus temuan mayat perempuan ini masih dalam penyelidikan Polsek Minas. Dan hingga kini, dugaan sementara polisi masih sama seperti kemarin, korban tabrak lari.

“Dugaan kita sama seperti kemarin (korban tabrak lari). Tapi ini masih dugaan. Bisa saja, penyebabnya karena yang lain,” ujar Dafris.

Sebelumnya, penemuan sesosok mayat perempuan ini sempat menggegerkan warga sekitar. Mayat yang tidak diketahui identitasnya itu ditemukan di semak-semak tepi Jalan Yos Sudarso Km 28, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Siak.

Mayat itu pertama ditemukan oleh Saiful (53) warga Komplek Limbung Rumbai Kota Pekanbaru dan Firdaus (30) warga Simpang Tiga Pekanbaru. Mereka saat itu ingin memotong rumput di sana. Namun Saiful tiba-tiba melihat sesosok mayat terlentang di semak-semak.

Baca Juga:  Pilkades 11 Desa di Tanah Karo Berjalan Kondusif, Kapolda Sumut: Terimakasih Kepada Masyarakat Karo
baner


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.