oleh

Warga Pangakalan kerinci Keluhkan Harga Gas 3 Kg, Pemda Diminta Tidak Tutup Mata.

Pangkalan kerinci lintas10.com , kab Pelalawan -Warga Kabupaten Pelalawan mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) secepatnya mengatasi masalah permasalah gas elpiji 3 Kg tidak tutup mata. Desakan tersebut mengingat harga gas melon, sangat melambung tinggi. Harganya pun melampauai HET.

Saat ini mencapai Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer. “Betul saya baru-baru ini beli tabung gas elpiji 3 Kg seharga Rp35 ribu kalau pun ada di pangakalan cepat abisnya dan harga 20 ribu pertabung tidak sesuai HET ,” kata Rudi warga Pangkalan Kerinci, kamsi (16/1/2020) pada media ini.

Meski harganya mahal, warga tetap membeli karena untuk dipakai memasak. “Biar mahal kami tetap beli, karena tidak ada lagi dipake untuk memasak,” ucapnya.

Hal ini di akui Pedangang Pengecer Gas 3 Kg diungkapkan cece, Warga Pangkalan kerinci di dekat jalan lintas Timur . Dia mengaku, harga gas elpiji 3 Kg sekarang antara Rp30ribu hingga Rp35 ribu. “saya menjual cuma 30 ribu Bang Pertabung Gas 3 kg di tempat lain 35 ribu. saya membeli dari orang yang mengatar ke Toko saya seharga 25 pertabung ,tentu saya jual 30 ribu ambil untung 5 ribu rupiah harganya ,” katanya.

Sejumlah warga mempertanyakan mahalnya harga gas tersebut. Padahal, Pemda sudah melakukan mengeluarkan perbub harga HET tabung Gas 3 kg terkait untuk mengatasi masalah tersebut. Namun hingga saat ini belum ada realisasi, dan masih saja terus langka dengan harga mahal.(Adi)

Baca Juga:  Oky dan Annisa Terpilih Bujang dan Dara Kampar 2017

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan