Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Waduh…! Memalukan Pelat Mobil Dinas Ini Sudah Tahunan Pada Mati

Waduh…! Memalukan Pelat Mobil Dinas Ini Sudah Tahunan Pada Mati

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Sebagai unsur penyelenggara Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, sudah seharusnya penyelenggara tersebut memberikan contoh atau teladan bagi masyarakatnya, termasuk dalam hal kewajiban pada membayar pajak.

Ironisnya lagi, disaat gembar-gembornya pemerintah, dari pusat hingga daerah terus menghimbau masyarakat untuk senantiasa menunaikan kewajibannya membayar pajak, Ia sebagai penyelenggara malah lari dari regulasi yang disepakatinya sendiri.

Hal ini mengindikasikan unsur penyelenggara Pemda sendiri lalai dalam menjalankan kewajiban tersebut. Demikian yang terjadi pada salah satu mobil dinas (Plat Merah) yang dimiliki oleh pemerintah daerah kabupaten seruyan, yang di pada pergunakan dengan pelat sudah lama mati atau ternyata diduga tak bayar pajak.

Dimana mobil dinas tersebut dengan sudah mati pelat atau habis pajak selama 3 (tiga) tahun, sejak tahun 2015 yang lalu, dan hingga sampai saat ini masih juga pada belum di perpanjang atau diduga belum bayar pajak.

Namun yang ironisnya lagi, mobil dinas ini masih tetap dipergunakan dan hilir mudik di tengah tengah masyarakat. Tentunya hal ini akan menjadi preseden buruk bagi masyarakat dan menjadi sorotan publik.

Dimana berdasarkan dari pantauan di lapangan, yang dengan pada terlihat mobil dinas milik dari pemerintah daerah kabupaten seruyan, Toyota Avanza hitam yang terparkir di tepi pinggir jalan umum, di kota kuala pembuang, dengan nomor polisi KH 1096 PU dan tertera di pelat merah mobil dinas itu akhir habis pajak bulan 9 tahun 2015.

Seharusnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang merupakan sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Namun ini justru memberikan contoh yang kurang baik bagi masyarakat dalam permasalahan ini.

Kepada pemerintah daerah kabupaten seruyan, agar sebaiknya memerintahkan kepada ASN tersebut, untuk mengurus perpanjangan pada pajak mobil yang digunakannya oleh mereka tersebut, atau pada ditarik dengan kembali.

“Terkait dengan habisnya pajak tersebut, dimana sudah dengan selama tahunan pada dibiarkan, terus terang ini pada memalukan, seharusnya mereka menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, malah bukan hal sebaliknya,” ungkap warga, dengan nada kesal.

Sementara itu juga, mobil dinas (pelat merah) yang merupakan sebagai aset milik daerah, dimana diduga kuat ada dengan masih pada belum dikembalikan dan dipergunakan oleh mantan pejabat dari pemerintah daerah kabupaten seruyan. (Fathul Ridhoni)


Baca Juga

H.Andi Darmaji Apresiasi Kreasi Fashion DLH Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat, Lintas10.com-Melihat betapa uniknya hasil karya dari para kreator fashion dari bahan daur ulang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.