oleh

Terduga Maling di Polsek Hamparan Perak Berhasil Penjarakan Pemilik Rumah yang Disatroninya, Begini Kronologinya

lintas10.com, Medan – Apes benar nasib Riadi Gembung (45) dan Hendri Riko Purba (44) dilaporkan oleh terduga maling inisial nama DD, atas tuduhan pemukulan yang dilakukan secara bersama – sama pada hari Senin (08/03/2022) silam. Olehnya, Riadi Gembung harus menelan pil pahit dan mendekam dibalik jeruji besi di Polsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan, Polda Sumatera Utara.

Kepada Wartawan isteri Riadi Gembung (Irma) menuturkan bahwa tidak ada suaminya melakukan pemukulan, hanya membentak dan mengintrogasi DD karena kesal rumah mereka kena bobol maling, dan warga telah resah atas aksi – aksi maling di kampung ini ucapnya.

Awal mula Riadi Gembung dijebloskan kepenjara bermula dari rumah putri Riadi Gembung yang bernama Dewi yang berada di Blok Gading Dusun 20 Lorong Pertanian, Desa Klambir V, dibobol maling pada hari minggu tanggal 07/03/2022 silam.

Dari dalam rumah barang berharga beserta uang tunai 5 juta rupiah pun raib dari dalam rumah. Setelah diketahui dari saksi – saksi yang melihat dilokasi, bahwa di curigai pelakunya ada tiga orang yaitu inisial nama DD, BG, dan WN.

Berangkat dari informasi itu, Riadi Gembung dibantu Hendri Riko Purba mencari sosok yang dicurigai. Benar saja inisial nama DD dapat di endus keberadaannya dan dijemput dari rumah abangnya pada tanggal (08/03/) dengan permisi kepada abang kandungnya.

” Kami jemput DD sekira pukul 22.00 wib permisi sama abangnya dan kami pulangkan pada pukul 23.30 wib. Kami bonceng tiga dan tidak ada memukul” ucap Hendri Riko Purba, Selasa (19/04/2022).

Lanjutnya, bahwa saat penjemputan itu bahwa terduga pelaku pencurian (DD pelapor) tersebut mengakui dan mengetahui aksi pencurian itu bahwa inisial BG, dan WN adalah aktor utamanya.

Baca Juga:  Rapat Gabungan Komisi I dan II DPRD Medan menghasilkan Rekomendasi Pelayanan Kesehatan untuk Un Register


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.