oleh

SK Pemecatan Direktur BUMD Tidak Sah, Pemkab Pelalawan Banding ke PT-TUN Kota Medan

Pelalawan,lintas10.com-Terkait keputusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN ) Kota Pekanbaru yang menerima gugatan Ir. H. M. Syafri, M. Si dan menyatakan SK pemecatannya direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah (PD) Tuah Sekata Pelalawan tidak sah.

Pemkab Pelalawan melalui bagian hukum selaku kuasa hukum langsung banding dan menyerahkan berkas dokumen banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan yang dilakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap pendapat pemecatan dan berikut hasil putusan PTUN Kota Pekanbaru.

Ir. H. M. Syafri, M. Si, Mantan direktur BUMD Kab Pelalawan, Menanggapi langkah Bupati Harris Melalui bagian Hukum Pemkab Pelalawan melakukan banding PTTUN Kota Medan diajukan

“Kondisi terkininya belum tau terkait putusan pertama di PTUN pekanbaru putusan ini saya menang, Alamdulilah kalau pihak Pemda banding melalui badan Hukum banding ya silahkan itu haknya , mau masuk saya tidak Mau tau, “kata Syafri, M melalui sambungan selulernya jumat, pukul 22:00 wib pada media ini (15/2) semalam.

Syafri juga tidak Pusing menang atau tidaknya Karna menurut ia masih banyak perusahaan memakai jasanya

“Saya tidak Mau tau .banyak kerjaan ini saya sudah tiga hari dikepri banyak perusahaan yang membutuhkan saya Alamdulilah banyak perusahaan membutuhkan saya.Insyaallah banyak membutuhkan saya ada 16 perusahaan ada tiga Riau , kepri dan jambi,”katanya

Syafri juga logowo Apabila Kalau banding itu dimenangkan Pemkab Pelalawan di PTTUN kota Medan ia Siap mengikuti aturan sesuai putusan

“ya tidak apa-apa ikuti aja aturannya dan jika putusan kembali tanyakan aja kepada Pemda apakah saya kembali atau tidak,” serunya

Yang penting keputusan diambil Pemda itu salah (mencopot jabatan BUMD-red) saya hanya penegakan administrasi saja, itu aja Mau dipake itu haknya itu ortoritasnya

Baca Juga:  Wira Suhan Sari Kembali Pimpin PK Golkar Kecamatan Kualuh Ledong 2015 -2020

“Saya tidak ngotot kalau menang harus kembali lagi, oh tidak! .banyak kerjaan saya lagi 3 provinsi saya pegang,”katanya

Dari Catatan media ini Bermula Desakan dari LSM Pengiat Anti korupsi Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi).

Bupati Pelalawan HM Harris mengambil Keputusan melalui Sekda Tengku Mukhlis mengadakan konperensi pers dirungan rapat Kantor Bupati Lantai II mencopot jabatan Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata, Ir Syafri terhitung hari Senin( 27/5/2019) yang lalu

Pencopotan jabatan Direktur BUMD ini, setelah ada somasi dari LSM Pengiat Anti korupsi Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi).Formasi memberikan waktu tujuh hari kepada Bupati lantaran statusnya sebagai mantan narapidana korupsi

Pemecatan Syafri berdasarkan Keputusan Bupati Pelalawan nomor 434 tahun 2019 tentang pencabutan Keputusan Bupati Pelalawan nomor 696 tahun 2018 tentang pengangkatan Dirut BUMD Tuah sekata Pelalawan yang ditandatangani 27 Mei 2019 lalu.(Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan