oleh

Nenek ini Diancam dan Diperkosa, Akhirnya Pelaku di Bekuk Polisi

Last Updated: 20 Mar 2019

Asahan, Lintas10.com – Polres Asahan menggelar Press Release atas beberapa tindak pidana perkosaan dan pencurian dengan kekerasan dengan tiga berkas perkara yang terpisah di Mapolres Asahan, Kisaran, Rabu (20/3/2019).

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu yang didampingi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja dalam Press Releasenya mengatakan bahwa Satreskrim Polres Asahan telah berhasil mengamankan 5 tersangka pelaku tindak pidana perkosaan dan pencurian dengan kekerasan yang terbagi atas tiga berkas perkara yang terpisah diwilayah hukum Polres Asahan.

Dari kelima tersangka yang telah ditangkap masih ada 1 orang tersangka lagi yang masih buron dan masuk dalam DPO.

Kelima tersangka yang telah ditangkap itu masing-masing bernama SG (45) warga Jalan Kasuari Gang Mulia, Kelurahan Lestari, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Ditangkap atas Laporan Polisi Nomor : LP/109/II/2019/SU/Res Ash, tanggal 28 Februari 2019, melakukan tindak pidana perkosaan terhadap korban L (54) warga Jalan Nuri, Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Peristiwa perkosaan terjadi 26 Februari 2019 sekitar pukul 19.30, dilakukan dibelakang rumah korban.

Selain SG Polisi juga menangkap 3 tersangka lain berdasar atas Laporan Polisi Nomor : LP/135/III/2019/SU/Res Ash, tanggal 13 Maret 2019, melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencurian dengan kekerasan terhadap korban yang masih dibawah umur bernama YN (15) warga Kabupaten Asahan.
Ketiga tersangka yang ditangkap masing-masing bernama A, RT alias A, ES Alias P Alias K Alias O ( 1 tersangka lagi DPO, red) kesemua tersangka warga Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.
Keempat tersangka secara keji telah melakukan perkosaan secara bergilir terhadap YN yang masih dibawah umur pada 11 Maret 2019 sekitar pukul 18.30 di Simpang Janda, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, tak hanya memperkosa korban tapi para tersangka juga merampas dan membawa pergi cincin emas dan telepon selular milik korban.

Sedangkan JM (70) warga Jalan Arwana Gang Nangka, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kota Kisaran Barat ditangkap atas Laporan Polisi Nomor : LP/147/III/2019/SU/Res Ash, tanggal 16 Maret 2019.

JM yang sudah terbilang ujur ini tega melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur yang masih tergolong balita, korban bernama M (5) warga yang sama dengan tersangka.
Peristiwa memalukan itu terjadi 16 Maret 2019 sekitar pukul 08.00 wib di dalam rumah korban.

Atas beberapa kasus yang terjadi Kapolres menghimbau kepada para orang tua untuk lebih serius memperhatikan dan menjaga anak-anaknya.

“Pada para orang tua saya berharap agar lebih serius dalam memperhatikan dan menjaga anak-anaknya, karena tindak kejahatan bisa terjadi kapan saja, dimana saja tanpa pandang bulu,” ujar Faisal dalam press releasenya. (BY)

Komentar

Jangan Lewatkan