oleh

Kondisi Belum Membaik, Pabrik Kelapa Sawit Harus Tetap Jalankan Protokol Kesehatan Cegah Covid -19

-Rohil-25 views

Rokan Hili,lintas10.com- Covid-19 sampai saat ini belum berakhir meskipun sudah New Normal. Jangan berpikir kondisi sekarang sudah lebih baik, karena itu bagi operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) harus tetap berjalan dengan ketat menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Advokasi Indonesia DPC Rokan Hilir dan sekaligus sebagai Tenaga Ahli dibidang Pabrik Kelapa Sawit yang Cukup berpengalaman saat melakukan pertemuan dengan rekan-rekan yang masih aktif bekerja di PKS.

“Pertama yang harus kita lakukan adalah untuk memetakan resiko masuknya Covid-19 kedalam area PKS baik oleh para Crew, pekerja, pemasok, pengunjung, pengemudi truk pengangkutan TBS, kontraktor,tamu karyawan, aparat pemerintahan dan yang lainya,” kata Jamjuri. Selasa (30/6/2020).

Kunci strategi untuk menjaga supaya PKS tetap produktif dan terjaga dari Covid-19 adalah membuat formalisasi dan SOP, proses, peralatan untuk menjaga supaya semua staf tidak terkena.

“Kita harus bangun kepercayaan diri sumua pekerja lewat komunikasi dua arah yang efektip untuk merespon kepedulian karyawan lewat adaptasi yang fleksibel.
Prosedur resmi yang dibuat harus dipahami semua staf dan karyawan. Harus ada team management bagaimana melihat perkembangan resiko ini diluar dan mampu melakukan perubahan didalam perusahaan. Jadi bisa saja hari ini prosedur A dalam 2 minggu bisa berubah lagi dengan melihat resiko diluar,” sebut Jamjuri menjelaskan.
.
Jamjuri menambahkan di PKS juga harus ada pemisahan tempat kerja antara pegawai yang tinggal dalam perumahan perusahaan dan tidak.

“Semua aktifitas harus diatur seperti Shalat,istirahat,makan dengan mengutamakan pemisahan,” tandas Jamjuri.(M.Mugiono)

Baca Juga:  Perayaan Cap Gomeh Di Bagansiapi-Api Berlangsung Meriah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan