oleh

HM Adil SH Bupati Meranti Kujungi Makam Sejarah H Sulaiman Ditengah Hutan yang Berjarak 750M

-Top Ten-397 kali dibaca

KEPULAUAN MERANTI, lintas10.com- Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Kunjungi Makam H Sulaiman Bin Nandung di Desa Permai Kecamatan Rangsang Barat Serta Pinjauan Rehabilitasi LAMR.(24/08/2021)

Setelah sholat subuh Bupati Meranti H Muhammad Adil SH bersama Staf Ajudan Kunjungi Makam H Sulaiman Bin Nandung yang berada ditengah hutan dimana menurut informasi masyarakat permai bahwa H Sulaiman adalah orang pertama pembuka kampung Desa Permai” yang berada di Kecamatan Rangsang Barat.

Sesampainya di Rangsang Barat Bupati Meranti H Muhammad Adil SH didampingi Camat Rangsang Barat Ratna Juwita Sari dan Kepala Desa Azman serta Anggota Satpol PP, langsung menuju ke lokasi Makam H Sulaiman Bin Nandung yang berada ditengah hutan yang berjarak sekitar 750M.
Kemudian terlihat di lokasi makam, ada 11 kuburan dan salah satunya adalah makam Alm H Sulaiman Bin Nandung yang berusia ber’abad-abad, menurut cerita masyarakat disekitar bahwa cucunya juga membangun masjid Jamik yang berusia 1 Abad yang ada di Desa Permai.

Sementara itu Bupati memintak agar dilakukan rehabilitasi pada makam tersebut serta dibangun jalan, agar masyarakat setempat bisa berziarah mengenang jasa orang yang pertama pembuka kampung tersebut.

“Kalau bisa sini dibikin tempat duduk dan dilebarkan agar bisa di ziarah orang-orang, dan saya harapkan agar bisa ditimbun karna makam disini sudah dalam keadaan lembah dan harus dicor, kemudian kalau bisa cari orang yang pintar”, ungkapnya H Muhammad Adil SH.

“Kalau nantik sudah direhabilitasi makamnya nantik orang yang ziarah bisa sholat, dan dibuat kolam agar bisa menjadi tempat wudu, kemudian ketika sudah siap semuanya harus ada juru kunci, dan kebersihan disini wajib dijaga”, ungkapnya H Muhammad Adil SH.

Baca Juga:  Patut Dicontoh, Polsek Kerinci Kanan Manfaatkan Pekarangan Tanam Daun Herbal


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.