oleh

Gerakan Koalisi Masyarakat Sipil Bersatu Bantu Korban Asap

Last Updated: 19 Agu 2019

Pekanbaru,linatas10.com -Peduli Dampak asap terus beritakan berbagi media, Kali ini turun langsung memberikan masker kepada Masyarakat. Hal itu dilakukan, karena melihat dari polusi udara dan kebakaran yang terjadi di Riau yang sangat membahayakan bagi pernafasan apalagi pada anak-anak dan Balita

Untuk itu gerakan Koalisi Masyarakat Sipil-Bersatu Bantu Korban Asap (KMSB-BKA),  berinisiatif membagikan masker kepada masyarakat kebetulan Hari tersebut Car Free Day Bebas berkendara.Terlihat relawan memberikan masker, air mineral dan Vitamin yang dibagikan kepada yang lewat dipertigaan jalan gajah mada dan di kawasan Tugu Pahlawan Perjuangan Jalandiponegoro, Pekanbaru, Minggu ( 18/8/2019) Pagi

Masker ini dibagikan tanpa terkecuali baik Ibu-ibu, bapak-bapak, remaja bahkan khususnya untuk anak-anak. Menanggapi hal tersebut masyarakat pun mengaku sangat senang dan mendukung kegiatan tersebut.

“Ini merupakan salah satu kepedulian antara sesama masyarakat apalagi dengan kondisi kabut asap seperti sekarang” ujar Pembina dan Koordinator relawan, Jhonny Alprado

“iya, kita mulai pagi ini pukul 7:00 wib sampai jam 10:00, kaerena ini hari Bebas berkendara. (Car Free Day) “ujar Johnny lagi

Aksi Gerakan Bantu Korban Asap yang di ketuai Jhonny Alprado, menolak keras pembiaran terhadap Pembakar Hutan dan Lahan (karhutla). “ini upaya kita sebagai wujud peringatan bahaya asap bagi kesehatan kepada masyarakat, dan upaya kritis terhadap pemerintah daerah”tegasnya

“Kita memerhatikan aspek kerugian Sosial akibat asap yang berdampak kepada Kesehatan, Ekonomi, serta Pendidikan yang di alami masyarakat. Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

disamping itu ia juga menilai hal ini telah menimbulkan kerugi Nasional yang berdampak pada Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, Sosial dan juga Politik.

Sebelumnya, Jhonny menyampaikan Gerakan Bantu Korban Asap ini akan berlanjut di sejumlah daerah di Riau seperti Pelalawan dan Siak. “Disana kita lihat di sana perlu perhatian khusus akibat asap Kami menemukan data lebih dari 1.700 warga terdampak kritis akibat asap di Riau”. terangnya

Sementara itu dihari sama, Direktur Eksekutif Koalisi Masyarakat Sipil-Bersatu Bantu Korban Asap (KMSB-BKA), Moh Mahmudi, mengatakan kepada wartawan lintas10.com Kegiatan ini bertujuan agar Pemerintah tergugah hatinya untuk memerhatikan warga jauh lebih dalam lagi dan melihat dari bergabagai aspek yang terdampak akibat asap yang di sebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Riau.sebutnya

Iajuga mengajak peran warga yang mampu bisa memberikan partisipasi sukarela dalam gerakan ini. dirinya bersyukur karena pembagian masker  tersebut sangat membantu masyarakat.

“alhamdulillah sangat membantu, dengan adanya bantuan masker  ini kita bisa mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan kesehatan. Karena masyarakat kita masih kurang peduli dengan bahaya kabut asap,” ujarnya.

“Mari kita sama-sama berdoa agar kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) yang mengakibatkan kabut asap ini segera berakhir dan tidak ada lagi titik-titik api ,” tutupnya.

Di ketahui, dari koordinator aksi Jhonny alprado mengatakan, Kegiatan ini akan berlangsung hingga Tiga hari kedepan, yaitu 18,19 sampai 20 agustus 2019.(jait)

Tampak Anggota relawan membagikan masker kepada anak kecil

Komentar

Jangan Lewatkan