oleh

DPD PKS LABUSEL Gelar Jalan Santai

Last Updated: 15 Apr 2019

LABUSEL,lintas10.com-Kader dan simpatisan keluarga besar Dewan Perwakilan Daerah Partai Keadilan sejahtera Kabupaten Labuhanbatu Selatan (DPD PKS-LS) lakukan flasmob berjalan kaki start depan mesjid Jami Kotapinang dan berakhir di jembatan Labuhan Sabtu (13/04/2019).

Kordinator lapangan langsung dipimpin ketua DPD PKS Ustaz H Muhammad Damrin LC, Sekretaris Suprianto ST serta didampingi dua anggota  legislatif H. Barmawi SAg dan H. Lahmuddin dan diramaikan oleh seluruh caleg yang ada disetiap dapil dilabusel.

Ustaz H. Muhammad Damrin LC menerangkan di atas jembatan labuhan pada masyarakat yang ikut menyaksikan flasmob dan melintas masyatakat yang melintas baik diatas kendaraan roda dua dan empat.

“Kami keluarga besar PKS menginginkan Pileg dan Pilpres berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada persiteruan antara pendukung paslon dan saya yakin dan percaya bahwa tuhan tidak tinggal diam dan pasti menolong orang yang memang tulus membantu masyarakat yang lemah serta taat pada aturan yang telah digariskannya,” katanya.

“Dan saya menganjurkan kepada masyarakat agar memastikan pilihannya sewaktu dibilik suara agar tidak salah pilih untuk lima tahun kedepan,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan sekjen PKS Suprianto ST ia yakin dan percaya dukungan yang diamanahkan partai PKS dan partai pendukung Paslon nomor dua Prabowo Sandi akan menjadi pemenang di Pileg ini.

“Insyah Allah setelah flasmob terakhir ini kami akan berdoa bersama tuk menangkan Prabowo Sandi dan caleg-caleg legistaif dari partai PKS,”katanya.

Hj Ramlah (70) warga Asam Jawa peserta paling tua yang ikut berjalan kaki bersama kader-kader dan simpatisan PKS

“Saya ikut barisan ini bukan untuk yang lain melainkan saya ikut barisan ini mengingkan perubahan yang lebih baik kedepan,” pungkasnya.

“Sudah tujuh puluh tahun umur saya baru kali ini kami merasa lebih susah antara lain sembako harganya selangit dibandingkan penghasilan yang ada sekarang, susah mendapatkan kerja dengan artian anak-anak muda banyak yang tak bekerja, pencurian semakin pesat mungkin diakibatkan obat-obat terlarang terlalu bebas dan mudah mendapatkanya dan banyak lagilah,” kata ibu tersebut.

Komentar

Jangan Lewatkan