Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Asqa Dan Yasmin, Bocah Asal Kuala Pembuang Yang Bercita-Cita Menjadi Atlet Bulutangkis

Asqa Dan Yasmin, Bocah Asal Kuala Pembuang Yang Bercita-Cita Menjadi Atlet Bulutangkis

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Indonesia memiliki segudang putra – putri yang berpotensi untuk bisa menjadi seorang atlet, mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa, untuk di berbagai macam olahraga.

Halnya seperti pada kakak adik saudara sepupu ini, Asqa dan Yasmin. Dimana mereka berdua mulai senang bergelut di dunia olahraga bulutangkis sejak sudah satu tahun ini, yang bermula dari melihat orang lain yang sedang latihan, sehingg membuat  Asqa dan Yasmin tertarik untuk latihan belajar sendiri bersama dihalaman rumahnya tanpa ada yang melatihnya.

Asqa, bocah yang berusia baru 7 tahun, dengan bersekolah baru duduk dengan dibangku kelas 2 Sekolah Dasar Pesantren Asseruyaniyah Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Sedangkan, Yasmin, bocah yang berusia baru 5 tahun, dengan bersekolah di Paud Asseruyaniyah, Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

“Awalnya suka main karena lihat orang yang sedang latihan, lalu juga main jadinya makin tertarik,” ujarnya mereka.

Terpantau dilapangan, pada hampir setiap harinya disaat sedang latihan terlihat untuk bermain sebagai tunggal putra dan putri menjadi pilihannya mereka berdua, namun tidak menutup kemungkinan nantinya mereka juga bermain dengan pada diposisi ganda campuran. Dan meski dengan tetap rutin melakukan latihan, dua bocah ini, untuk pendidikan juga tak luput dari aktivitas hariannya. Berbekal dengan sekolah di pesantren asseruyaniyah, mereka berdua menjalani aktivitas pendidikan formal yang berjarak tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Selain itu juga, hobi mereka bermain seperti anak anak lainnya. Namun mereka berdua lebih sering dan suka menekuni pada olah raga bulutangkis. Padahal hobi mereka berdua bukan dari turun menurun, namun muncul secara otodidak, tumbuh dengan sendirinya tanpa ada siapa yang mengajarinya. Untuk cita-cita yang didambakan sejak kecil yakni bisa untuk menjadi atlet kebanggaan daerahnya, Kabupaten Seruyan.

Selama bermain, mereka berdua belum pernah menderita cidera yang terlalu signifikan. Paling hanya tergelintir, dan yang paling sering terjadi cidera lecet apabila jatuh, karena sesuai dengan tidak ditunjang pada fasilitas yang memadai, atau hanya seadanya, baik pada lapangan maupun peralatannya.

Sekilas Profil mereka berdua,

Nama : Muhammad Asqa.
Umur 11 tahun.
Agama : Islam
Pendidikan : SD Pesantren Asseruyaniyah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, kelas 2.
Putra pasangan dari Julianson dengan Wiwin Dahlia.

Nama : Yasmin Agusthiana Nurhaliza.
Umur : 5 tahun.
Agama : Islam.
pendidikan : Paud Asseruyaniyah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.
Putri pasangan dari M. Fathul Ridhoni dengan Nurmalia Dewi.

(FR)

Baca Juga

Proyek 49,9 M Jalan Pengubung Bangkal-Telaga Pulang-Kuala Pembuang di Seruyan Telah Berakhir

Lintas10.com,(Seruyan/Kalteng) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, melalui instansi Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kalimantan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.