oleh

Kodim 0501/JP BS Selenggarakan Penyuluhan tentang HIV/AIDS Untuk Anggota

Last Updated: 03 Jan 2019

Kodim 0501/JP BS menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan HIV/AIDS yang digelar di Lantai 3 Makodim 0501/JP BS, Jalan Selaparang Blok B Kav 1, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Mayor Inf Kismanto selaku penyelenggara penyuluhan kesehatan di hadiri Kasdim 0501/JP BS, para Danramil Kodim 0501/JP BS, para Pa Staf Kodim 0501/JP BS, anggota Kodim 0501/JP BS, serta PNS Kodim 0501/JP BS dan undangan lainnya lebih kurang 60 orang.

Acara dibuka dengan Sambutan Komandan Kodim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana yang diwakili oleh Kasdim.

Dalam sambutannya, Dandim mengatakan, kegiatan sosialisasi AIDS ini sangat penting agar para prajurit dan PNS Kodim 0501/JP BS tidak terkena penyakit AIDS.

Penyakit AIDS sangat sulit dalam pengobatannya (belum ada obatnya). Oleh sebab itu pentingnya pengetahuan tentang bahaya penyakit AIDS, maka dalam sosialisasi hari ini diharapkan para anggota yang belum mengerti agar menanyakan mengenai bahaya penyakit AIDS ini,” Ujar Dandim.

Perlu diketahui bahwa Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

“HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus, dan infeksi menyerang tubuh anda. Tidak seperti virus lainnya, tubuh kita tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya. Oleh sebab itu jika anda terinfeksi HIV, maka anda akan memilikinya sepanjang hidup,” papar Dandim.

Pada kesempatan yang sama dr Theresia (Polkes Kodim 0501/JP BS) menerangkan, bahwa AIDS adalah kondisi yang paling parah dari penyakit HIV dan ditandai dengan munculnya penyakit lain, seperti kanker dan berbagai infeksi, yang muncul seiring dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Menurut laporan dari World Health Organization (WHO) pada akhir 2014 ada 37 juta orang yang hidup dengan HIV dan 1,2 juta orang meninggal karena penyebab terkait AIDS.

Namun, hanya 54% dari penderita yang menyadari bahwa mereka mengidap HIV/AIDS. Ini karena anda mungkin saja mengidap HIV tanpa gejala,” tutur dr.Theresia.

Menurutnya, meskipun tidak menunjukkan gejala apapun, orang yang terinfeksi masih dapat menularkan virus ke orang lain.

“Ini karena HIV dapat memakan waktu hingga 2 sampai 15 tahun dalam memunculkan gejala. Anda mungkin memiliki HIV dan masih terlihat sehat dan berfungsi secara normal. Anda tidak dapat mengetahui secara pasti apakah anda memiliki HIV sampai anda diperiksa,” ujarnya.

Menurut Dandim, HIV tidak langsung merusak organ, tetapi akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan terjadi berbagai penyakit lainnya, terutama infeksi, untuk menyerang tubuh anda.

Menurut dr Theresia, bahwa gejala pertama dari HIV mirip dengan infeksi virus lainnya, yakni Demam, Sakit kepala, Kelelahan, Sakit otot, Kehilangan berat badan,
Pembengkakan kelenjar di tenggorokan, ketidak, atau pangkal paha,” terangnya.

Theresia menjelaskan bahwa Di negara-negara yang miskin sumber daya, TB adalah infeksi yang paling umum yang terkait dengan HIV, dan merupakan penyebab utama kematian di antara orang dengan AIDS.

” Virus herpes yang umum ini ditransmisikan dalam cairan tubuh seperti air liur, darah, urin, air mani, dan air susu ibu. Sistem kekebalan tubuh yang sehat akan membuat virus tidak aktif. Namun, jika sistem kekebalan tubuh melemah, virus muncul kembali dan menyebabkan kerusakan pada mata, saluran pencernaan, paru-paru, atau organ lain. Selain itu ada Kandidiasis, Kandidiasis adalah infeksi yang juga sering terjadi terkait HIV. Selain infeksi juga berisiko mengalami kanker dan masalah neurologis serta masalah ginjal ketika anda memiliki AIDS,” tuturnya.

Di akhir acara diisi dengan tanya jawab dengan para hadirin dan ditutup sertaserta sesi foto bersama.

Editor: Benz

Komentar

Jangan Lewatkan