oleh

PT BGA KOTAWARINGIN LAMA,DIDUGA SALURAN DISTRIBUSI PUPUK TERNYATA UNTUK BUANG LIMBAH

Last Updated: 04 Jan 2019

Kotawaringin Barat, Lintas10.com-Berbagai modus pengrusakan ekosistem alam telah dilakukan oleh PT BGA (PT Bumijaya Gunatama Abadi), dengan berbagai dalih dan alasan.

Mulai dari pembuatan saluran dan penggalian di beberapa tempat untuk menyodet air Danau sehingga menjadi kering kemudian apabila sudah kering ditengah danau yang dulunya menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar untuk mencari ikan, sekarang ini sudah tidak bisa dilakukan lagi oleh masyarakat karena sudah ditanami pohon sawit.

Saat tim Lintas10 pada tanggal 7 Desember 2018 lalu turun ke lapangan untuk mengecek beberapa saluran pipa yang selama ini dikatakan untuk pendistribusian pupuk cair, setelah ditelusuri pipa-pipa yang dipasang oleh perusahaan berujung ke Danau Asam yang fungsinya bukan untuk pendistribusian pupuk, melainkan digunakan sebagai pembuangan limbah langsung dari pabrik.

Sangat disayangkan kalau didalam ijin Amdal disyaratkan bahwa perusahaan tidak boleh membuang limbah dalam bentuk apapun dari pabrik langsung ke alam sekitar kalau tidak terlebih dulu dilakukan proses pemurnian dengan berbagai teknik dan tingkatan.

Masyarakat sekitar PT. BGA sangat resah dengan ulah perusahaan yang melakukan pembuangan limbah pabrik pengolahan minyak kelapa sawit dengan cara yang sangat brutal tersebut yang sangat merugikan masyarakat.

Dan pihak perusahaan sepertinya telah melakukan semacam intimidasi Kepada Masyarakat yang dicurigai telah membongkar dan melaporkan praktik ilegal perusahaan kepada beberapa pihak dengan membuang limbah ketempat yang seharusnya dirawat dan dilindungi oleh perusahaan karena menyangkut hajat hidup masyarakat sekitar bagi yang tidak dibagi oleh perusahaan berupa plasma yang selama ini dijanjikan kepada masyarakat.

Tim Lintas10 yang dibantu Masyarakat, saat melakukan investigasi pun sempat dilakukan pengejaran oleh sekelompok oknum yang katanya pengamanan kebun dan pabrik PT. BGA.

Diharapkan agar Kearoganan pihak perusahaan dapat dihentikan oleh pemerintah dan kondisi lingkungan dapat dipulihkan sesuai sarat dan ketentuan yang telah termuat didalam ijin perusahaan berupa Amdal dan lain-lain, karena tim Lintas10 telah mendapatkan sampel air didaerah pembuangan limbah yang dilakukan oleh perusahaan.(AT).

Komentar

Jangan Lewatkan