Peningkatan Sarana Umum Wilayah Perbatasan Jadi Perhatian Pasangan BERKAH

Lintas10.com, (SIAK)- Wilayah perbatasan harus mendapatkan perhatian yang sama, karena masyarakat yang tinggal di perbatasan juga memiliki hak yang sama dengan masyarakat yang tinggal di tengah kota, baik itu masalah pembangunan infrastruktur, atau masalah pelayanan masyarakat.
Atas dasar perinsip keadilan tersebut, calon Bupati Siak No urut 2 H. Suhartono hadir melakukan kampaye dialogis di Kampung Selat Guntung, Sabtu malam (31/10) sekitar pukul 20.30 wib di halaman rumah Ngadiman. Hadir sebagai Jurkam ketu DPC Gerindra Siak Sutarno, Ketua PKB Siak Muhtarom, Ketua Partai Demokrat Siak Syamsurizal, politisi PPP Zulfaini, dan tokoh masyarakat Siak Wan Abdurrahman.
“Hari ini saya sengaja datang untuk melihat langsung daerah perbatasan Siak dengan Bengkalis, bertatap muka dengan masyarakat, tujuannya untuk melihat langsung apa yang harus dilakukan untuk daerah perbatasan,” kata Suhartono.
Ia optimis bisa memberikan hak-hak masyarakat seandainya duduk menjadi Bupati nanti, sepeti halnya pelayanan air bersih, peningkatan pembangunan jalan, peningkatan honor guru MTS, PDTA, guru ngaji, honor perangkat desa dan honor di sekolah. Semua kebutuhan masyarakat telah tertuang dalam visi dan misi yang ia usung sebagi calon Bupati. Visi dan misi tersebut wajib direalisasikan setelah Suhartono menjadi Bupti nanti.
Dalam moment dialogis, tokoh masyarakat setempat Rifai mewakili masyarakat menympaikan aspirasi, pertama pelebran jalan poros dari simpang 4 parit 3 menuju pasar Rempak. Ini merupakan jalan utama dan pdat penduduk, pembangunan dengan semenisasi selebar 3 meter di awal pemekaran Kabupaten Siak dahulu. Meski semenisasi masih bagus, namun jalan itu sangt kecil untuk sekelas jalan utama. Mobil tidak bisa berpapasan, alias harus ada yang mengalah salah satu.
“Jalan kami lebarnya hanya 3 meter, mobil berpapasan susah, harapan kami bisa diperlebar. Selain itu, jalan yang sudah di base kami mintak untuk diaspal,” kata Rifai mengusulkan permintaan warga Selat Guntung.
Selain itu, ia menyampaikan usulan pemuda agar dialokasikan anggaran untuk menghidupkan kegitan olah raga. Seperti halnya pengecoran lapangan Volli, yang mana masyarakat telah menyiapkan lahan hibah di depan masjid.
Usulan lain yakni daritokoh agama dan pengurus masjid, saat ini masjid Bustanul Huda memang sudah terbangun, berkat hasil suwadaya masyarakat, dibantu dengan dana dari Pokmas beberapa tahun yang lalu. “Kami berencana akan membangun pagar masjid, namun terganjal oleh pendann. Untuk itu diharapkan kehadiran Bapak bisa memberikan jalan,” imbuh Rifai.
Sebelum menutup, Rifai menyampaikan pernyataan masyarakat yang telah siap berjung untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Siak H. Suhartono-H. Syahrul.
Menjawab hal itu, Suhartono mengatakan bahwa semua yang diusulkan masyarakat sudah tercafer dalam visi dan misi nya sebagai calon Bupati, masyarakat tidak perlu ragu dan itu bisa dibuktikan setelah ia duduk menjadi Bupati nanti. “Saya datang ke sini bukan untuk berjanji, tanggung jawab kami di kampanye menyampikan visi dan misi. semuanya telah tertulis dalam visi dan misi dan itu pasti akan kami wujudkan,” kata Supartono.
Sementara, Muhtarom dalam kesempatan ini menyampikan sejarah perjuanggannya sebagai tokoh penggagas pemekaran kecamatan Sabak Auh, sekaligus pemetaan pembangunan di Sabak Auh hingga memekarkan Selat Guntung dari kampung Rempak.

 

“Saya dan beberapa tokoh masyarakat bertekad memekarkan Selat Guntung, sekarang hasil pembangunannya bisa kita lihat. Meski saya diperingatkan oleh beberapa pihak, tidak akan dapat suara dalam pemilihan. Terbukti pemilah dewan kemaren Suwara saya sedikit, namun saya relakan karena tujuan saya memang untuk membangun Sabak Auh. Agar semuanya bisa merasakan pembangunan dari APBD dan alokasi lainnya,” pungkas Muhtarom.
Baca Juga:  Wakil Ketua II DPRD Siak Jemput Aspirasi di Konstituennya

Komentar