oleh

Pangdam IV/Diponegoro: TMMD Bentuk Kemanunggalan TNI-Rakyat

Last Updated: 27 Feb 2019

Pemalang, LINTAS10.COM –
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Bentuk Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi, S.E., M.M., pada jumpa persnya usai peninjauan lokasi TMMD Reguler 104 Kodim 0711/Pemalang, Selasa (26/2/2019) di Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang.

Lebih lanjut dikatakan, di wilayah Kodam IV/Diponegoro ada empat wilayah yang melaksanakan TMMD Reguler. Akan tetapi, khususnya di wilayah Jawa Tengah dengan persetujuan DPRD Propinsi, Kabupaten dan Kota, melaksanakan TMMD Sengkuyung diseluruh satuan terotorial Kodam IV/Diponegoro.

“TMMD Sengkuyung dilaksanakan serentak bersamaan dengan TMMD Reguler. Wilayah yang tidak melaksanakan TMMD Reguler, melaksanakan TMMD Sengkuyung,” terang Pangdam.

Tentang keterlibatan pasukan baik TMMD Reguler maupun Sengkuyung, Pangdam menyampaikan, khusus TMMD Reguler kekuatan personel 1 SSK gabungan personel Kodam IV/Diponegoro baik Satpur, Banpur maupun satuan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro berjumlah 100 personel, ditambah personel Kodim pelaksana TMMD Reguler 50 personel, sehingga keseluruhan 150 personel.

Sedangkan untuk TMMD Sengkuyung, dilaksanakan seluruh personel yang ada disatuan teritorial/Kodim bersama segenap unsur yang ada diwilayah dan masyarakatnya untuk turut aktif melaksanakan gotong royong mensukseskan TMMD.

“Inilah salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan Rakyat, karenanya saya sengaja untuk personel yang terlibat dalam TMMD ini tidur bergabung dengan masyarakat setempat. Hal ini, agar prajurit dapat merasakan kehidupan masyarakatnya dan baik-baik dengan rakyat. Atasi apabila ada kesulitan yang dialami masyarakat, kalau kita bergotong royong, semua itu dapat diatasi,” pesan Pangdam IV/Diponegoro kepada para prajuritnya.

Editor: Benz

Komentar

Jangan Lewatkan