Orang Tua Kecewa ! Siswa Korban Bullying di Medan di Keluarkan Sepihak oleh Sekolah Islam Terpadu Khairul Imam

Lintas SUMUT2,867 kali dibaca

Lintas10.com, Medan – Seorang siswa di Yayasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Khairul Imam yang duduk dibangku kelas lX Al Faraby berinisial FA (14) dikeluarkan dari sekolah diduga dalam bentuk kesewenang – wenangan sepihak pihak Yayasan hingga berujung mengakibatkan trauma bagi anak secara psikis hingga terancam putus sekolah.

Kepada wartawan orang tua siswa berinisial MY didampingi istrinya RWS menceritakan bahwa anaknya kerab mendapatkan tindakan bullying dari teman – temannya disekolah.

” Kami kecewa, anak kami tidak terlindungi di sekolah tersebut. Kami titipkan disana untuk menimba ilmu malah kerab mendapat tindakan bullying dan oknum guru – guru disana tidak mampu mengatasi hal tersebut ‘ ucapnya, Kamis (19/10/2023).

Orang tua siswa MY menuturkan bahwa anaknya selama bersekolah di Yayasan Islam Terpadu Khairul Imam yang beralamat di Jalan Suka Teguh No.1 Medan kerab mendapat tindakan kekerasan dari rekan – rekannya disekolah, seperti menendang bola hingga mengenai bagian vital (FA).

” Anak saya sekali dua kali dikasari dia diam, tapi kalau tiga kali dia akan membela diri. Semua kawan – kawannya mengincar dia, karena anak kami pernah membocorkan kepada guru bahwa anak didik disekolah pada hari jumat merokok di masjid ” kata dia.

Ironisnya, setelah mendapat dugaan kekerasan dari murid – murid lain, malah ada seorang dari pihak Yayasan Sekolah Islam Terpadu Khairul Imam berinisial nama IF diduga turut serta melakukan kembali kekerasan fisik terhadap FA.

” Anak saya ditabrak menggunakan sepeda, setelah itu tangan anak saya dicengkram dengan mendekatkan badannya serta mempelototi anak saya. Selanjutnya IF juga mencekik bagian leher anak saya, selanjutnya memukul bagian perut anak saya, namun dapat ditangkis hingga tampak luka bekas kuku ” ujarnya.

Baca Juga:  Dana Hibah Dinas Pendidikan Kota Medan Senilai 78 Miliar Diduga Menjadi Lahan Korupsi !

Komentar