Disinyalir Langkanya BBM di Wilayah Sumut Ada Kaitannya Dengan Gudang Penimbunan BBM di Pasar 9 Desa Manunggal

Lintas SUMUT98 kali dibaca

Deli Serdang, Lintas10.com – Sungguh ironi, ditengah masyarakat Sumatera Utara (Sumut) “terseok – seok” kesulitan Bahan Bakar Minyak (BBM) atas langkanya BBM atas dampak peritiwa banjir bandang beberapa hari lalu, ditemukan gudang dugaan penimbunan BBM di eks lahan PTPN tanah garapan Pasar 9 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Informasi diperoleh dari warga bahwa dugaan penimbunan BBM jenis solar di lokasi ini sudah lama berlangsung dan aman – aman saja tanpa penindakan hukum. Sebagaimana diutarakan warga yang enggan dipublikasikan namanya menuturkan gudang tersebut milik seorang yang berinisial nama RD alias Rudi.

” Gudang minyak di lahan garapan ini banyak. Kalau yang itu pagar tembok atasnya seng biru itu gudangnya milik Rudi ” bebernya, Rabu (10/12/2025)

Tambah warga, aktivitas didalam gudang kuat dugaan merupakan bongkar muat minyak jenis solar.

” Itu mobil tangki list biru putih keluar masuk setau warga melangsir minyak. Entah punya izin atau tidak kita nggak tau. Kalau punya izin nggak mungkin itu, karena status tanah disini pun masih garapannya rata – rata ” beber warga.

Masih keterangan dari warga, sebelumnya tak jauh dari lokasi tersebut ada sebuah gudang juga didatangi petugas Kepolisian. Akan tetapi tidak ada membuahkan hasil apapun.

” Ada kemarin datang ramai – ramai polisi ke salah satu gudang itu, tapi mana berani orang itu, pengawasnya pun oknum satuan Marinirnya rata – rata disini. Sudah menjadi rahasia umumnya itu ” ucap warga sembari kembali mewanti – wanti agar identitasnya dirahasiakan wartawan.

Sebelumnya, terpantau oleh kru awak media sebuah mobil tangki berlist biru putih masuk kedalam arena gudang. Namun tak lama berselang, pintu gudang mendadak tertutup rapat hingga upaya kru awak media masuk menjadi terhalang.

Baca Juga:  Massa Geruduk Kejari Deliserdang, Minta Godol Terdakwa Pemilik Senpi Ilegal Dihukum Berat

Dilain sisi, kru awak media tengah berupaya memintai keterangan resmi dari penanggungjawab gudang maupun pihak – pihak terkait guna pemberitaan lanjutan.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Siubea dihubungi kru awak media ini, akan tetapi hingga berita ini diturunkan oleh redaksi Tohap belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini ditayangkan oleh redaksi. Begitu juga dihubungi kembali Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman akan tetapi Kapolres Belawan juga belum memberikan tanggapan apapun hingga berita ini dimuat oleh redaksi. (Red/TIM)

 







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses