Ketuk Palu Ketua DPRD Kuansing, Pertanda APBD Kuansing 2024 Disyahkan Rp 1,351 Triliun

Kuansing, Politik372 kali dibaca

Dalam pendapat akhir DPRD itu, ada beberapa poin menjadi saran DPRD, misalnya soal program dan kegiatan ditemukan beberapa objek belanja pada kegiatan di beberapa OPD yang tidak efektif dan efisien, dan tidak memiliki inovasi serta terobosan baru. Baik pada program kegiatan dan subkegiatan yang dari tahun ke tahun tidak memiliki eksplorasi.

Untuk itu pimpinan dan anggota DPRD menyarankan kepada TAPD untuk mengevaluasi semua objek belanja kegiatan OPD berdasarkan keperluan riil serta berinovasi.

Kemudian, soal PAD yang diproyeksikan sebesar Rp170.636.769.359 dioptimalkan realisasinya yang disesuaikan dengan asumsi-asumsi berdasarkan potensi objek penerimaan yang riil.

“Dari hasil pembahasan di atas, maka DPRD menilai Ranperda APBD Kuansing Tahun Anggaran 2024 sudah layak untuk disahkan,’’ ujar Adam.

Usai penyampaian pendapat akhir DPRD itu, Ketua DPRD Adam meminta persetujuan seluruh anggota DPRD Kuansing yang hadir hingga tiga kali.

Semua anggota DPRD Kuansing yang hadir menjawab setuju untuk disahkan menjadi APBD 2024. Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan buku APBD 2024.

Dengan sudah disetujui dan disahkannya RAPBD menjadi APBD 2024, maka tuntas semua tahapan pembahasan APBD 2024. Buku ini akan kita serahkan pada bupati melalui staf yang ada,” ujar Adam usai paripurna.

Selain itu, kata Adam, di APBD 2024 yang disahkan, DPRD tidak melakukan pencoretan anggaran tetapi penyesuaian sesuai TKDD yang masuk.

Sedangkan soal kendaraan dinas kepala daerah, ini diusulkan Pemkab Kuasning tetapi sekarang sudah ditolak pengadaannnya.

” Lain halnya dengan kendaraan dinas BPD, yang dari awal tidak masuk dalam KUA PPAS atau tidak diusulkan,” tuturnya. (Rep/ADV)***

Baca Juga:  Kejutan di Injuritime Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Tepuk Dada Tanya Selera Siapakah Yang Layak?

Komentar