oleh

Kayu Ulin Di Kabupaten Seruyan Tetap Trus Menjadi Primadona Dan Kuasai Pasar Kayu

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) — Kayu olahan jenis Ulin atau Kayu Besi asal Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, hingga kini masih menguasai pasaran kayu olahan di Kota Kuala Pembuang. Karena struktur kayu yang sangat kuat dan dengan harga jual yang tinggi, oleh itu sangat diminatinya oleh kalangan warga Kota Kuala Pembuang dan Sekitarnya.

Pantauan Lintas10.com dilapangan, Selasa (25/3/2020), khususnya di Ibu kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, dimana terlihat banyak para pedagang penjual kayu olahan. Rata-rata para pedagang tersebut adalah dengan menjual kayu jenis Ulin (Kayu Besi) dalam berbagai bentuk dan ukurannya.

Kayu olahan jenis Ulin (Kayu Besi) tersebut, dimana dengan dijual dalam bentuk balok dan papan. Halnya seperti untuk dengan ukuran balok pada tersedia berbagai ukuran, baik berupa ukuran 10 x 10 cm maupun 5 x 10 cm, dan sedangkan dalam bentuk papan tersedia dalam ukuran 2 x 12 cm.

Pada di pangkalan, di gudang kayu olahannya, jenis kayu Ulin dijual oleh hampir pada seluruh pedagang kayu olahan. Karena dari struktur jenis kayu tersebut dimana yang telah terbukti kualitasnya yang sangat kuat, dan dari sisi harga yang cukup tinggi. Berbeda dengan jenis kayu lainnya, yang memang memiliki kualitas kelas dibawahnya, dan strukturnyapun kurang cukup sangat kuat, meski dari sisi harga yang dapat terjangkau oleh kalangan warga ekonomi rendah.

Menurut Informasi yang dihimpun, kayu Ulin (Kayu Besi) yang beredar dijual terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk, halnya yakni seperti dengan pada berbentuk balok, yang dengan tersedia pada ukuran 5 x 10 cm hingga 10 x 10 cm. Sedangkan untuk Papan dimana yang tersedia pada ukuran 2 x 20 cm hingga dengan ukuran 3 x 20 cm.

Kayu Ulin (Katu Besi) dijualnya, dimana dalam bentuk pada kubikasi maupun eceran perbatang atau perlembar papan. Seperti halnya untuk balok dan papan yang dijual dengan ratusan ribu rupiah perbatang atau perlembarnya, dan dengan harga jutaan rupiah untuk perkubiknya.

Baca Juga:  90 Kader Posyandu Di KOBAR Ikuti Sosialisasi Peningkatan Kapasitas

Kayu jenis Ulin(Kayu Besilah) yang sekarang pada lebih banyak diminati oleh kalangan warga Kuala Pembuang dan sekitarnya, dimana khususnya untuk pada bangunan fisik.

Kayu Ulin(Kayu Besi) tersebut, keberadaannya yang dengan banyak adanya, dimana bukan pada waktu musim kemarau, karena kondisi air akan pada surut, dimana datangnya kayu betasal dari daerah hulunya wilayah Kabupaten Seruyan, melalui Kapal. Dimana Kayu Ulin (Kayu Besi) dengan terus laku sekali terjual bagi kalangan warga yang akan membuat bangunan rumah maupun khususnya untuk sarang burung walet.

Sedangkan untuk kayu lokal yang dijual hanya dapat digunakan untuk keperluan pengecoran tembok beton seperti kayu MC, limbah ramin, jingah, maupun jenis kayu lainnya yang ada dan tumbuh pada di wilayah Kabupaten Seruyan. Selain itu ada juga kayu lokal yang termasuk kayu kelas satu seperti kayu meranti dan belangeran. Dan untuk kayu kelas dua seperti lanan. Dimana untuk memperolehnya masih mudah. sebab stoknya masih pada banyak dan mudah didapat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan