Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Di Seruyan Diduga Bandar Narkoba Lawan Petugas Hendak Dibekuk, Ditembak deh Kakinya

Di Seruyan Diduga Bandar Narkoba Lawan Petugas Hendak Dibekuk, Ditembak deh Kakinya

Lintas10.com(Seruyan/Kalteng)- Jajaran satuam Resnarkoba Polres Seruyan berhasil mengamankan Seorang Tersangka bandar Narkotika jenis Shabu, atas nama M.Iksan bin Polin Warga Desa Handil Sohor, kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur,Kalimantan Tengah, selasa malam (8/8/2017).
Tersangka terpaksa  dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas dan hendak melarikan diri.

Kapolres Seruyan melalui Wakapolres Seruyan, Kompol Agus Dwi Suryanto,SIK,dan didampingi oleh Kabag.Ops,Kasat Reskrim,Kasat Narkoba, yang pada dengan mengatakan kronologis kejadian dimana disaat anggota Satresnarkoba Mapolres Seruyan mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada terjadinya transaksi narkotika, jenis shabu yang dibawa dengan menggunakan satu unit kendaraan  roda dua berjeniskan Yamaha Xeson SP yang bernopol, KH 2019 XX,kemudian dengan  adanya informasi tersebut, para anggota polres seruyan, langsung melakukan penyidikan.menunggu dijalan antara Kuala Pembuang – Sampit,  di Desa Sei Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur,Kabupaten Seruyan, dan setelah itu Satu unit kendaraan roda dua yang dicurigai itu melintas dijalan yang sedang dipantau oleh para petugas memasuki daerah wilayah Desa Sungai Bakau,Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, maka dengan siap, cepat dan sigapnya langsung memeriksa kendaraan tersebut.

“Anggota langsung mengejar serta memberhentikan Kendaraan Roda Dua tersebut, dan langsung memberikan peringatan pada tembakan keatas namun pelaku tidak menghiraukan, dikarenakan melarikan diri bahkan akan melakukan perlawanan dengan mengambil sebilah pisau sangkur, sehingga dengan terpaksa pihak polres seruyan melakukan penembakan pada kakinya, dan langsung penggeledahan, dengan menemukan satu paket shabu dengan broto 5,8 gram yang ditemukan didalam badan pada diselipkan dibagian saku celana depan,” jelasnya.

Adapun pada tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika, yang pada dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun dan paling lama 20 tahun denda dari 1 Milyar hingga 10 Milyar, ataupun juga hingga sampai pada dengan hukuman mati. Dan Untuk Sajamnya dikenakan pada padal 2 ayat (1) Undang undang Darurat RI, nomor 12 tahun 1951, yang dengan ancaman pidana kurungan maksimal selama 10 tahun (Fathul Ridhoni).

Baca Juga

Mengarah KLB DBD Di Kabupaten Seruyan

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah bisa dikatakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *