Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Pecah Kongsi Lantaran Soal Mutasi

lintas Jawa Barat474 kali dibaca

lintas10.com- Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda mengundurkan diri dari jabatannya. Ia telah mengembalikan fasilitas dinas berupa mobil, ruang kerja, ajudan, dan rumah dinasnya.

Ajudannya yang bernama Iwa Senin (15/3) datang ke Bagian Umum Setda Kuningan untuk menyerahkan kunci mobil dinas yang selama ini digunakan wabup.

Hari Jum’at sebelumnya memang sempat beredar screenshot dari pesan WA Ridho kepada Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi. Isinya menyebutkan, ia akan mengembalikan semua fasilitas negara, seperti kendaraan, rumah dinas, dan ajudan.

“Saya akan kembalikan ke pemda. Ruangan kantor saya juga mangga kalau mau digunakan buat apa. Saya mau mengabdi di masyarakat aja. Mudah-mudahan nanti ada peluang yang baik bagi saya,” tulis wabup.

Langkah yang diambil Ridho itu disebut-sebut sebagai bentuk protes karena kekecewaannya terkait mutasi pegawai pemerintah daerah setempat.

Edo, demikian sapaan akrabnya, sudah menunjukkan sikapnya dengan tidak menghadiri pelantikan ratusan pejabat di Pendopo pada hari Jum’at (12/3). Saat itu sebanyak 242 pejabat di lingkup Pemkab Kuningan dilantik oleh Bupati H Acep Purnama.

“Kalau semua usulan sudah terakomodir ya saya pasti hadir, tapi kalau hanya usulan Bupati saja yang diakomodir, buat apa saya hadir?? Nggak ada kerjaan amat, mending saya kerja aja,” kata Edo, melalui pesan WA yang dikutip Radar Kuningan.

Terkait pecah kongsinya Bupati dan Wakil Bupati Kuningan itu belum ada keterangan resmi dari pihak Protokoler Pemkab Kuningan. Saat dimintai tanggapannya oleh wartawan, Kabag Protokol Setda Kuningan yang baru dilantik Jumat lalu, Drs Asep Budi Setiawan MSi, belum merespons. ***

Baca Juga:  Warning dari BMKG: 4 Kabupaten di Jabar, Termasuk Cirebon dan Indramayu Diminta Waspada

Komentar