Beredar Video Mesum Oknum DPRD Nisel dari Partai Perindo, DPW Partai Perindo Menunggu Informasi dari DPD

Lintas SUMUT10,210 kali dibaca

Lintas10.com, Medan – Beredar video mesum diduga oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Sumatera Utara dari Partai Perindo.

Oknum DPRD itu diduga berinisial nama AL dari daerah pemilihan lV Kabupaten Nias Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sumatera Utara Rudi Zulham menuturkan belum mengetahui informasi tersebut. Ia juga mengatakan belum menerima laporan dari perwakilan Partai Perindo di daerah.

“Saya belum dapat info dari DPD Partai Perindo Kabupaten Nisel. DPW Partai Perindo Sumut belum ada menerima info. Kalau bisa tanya ketua DPD Niselnya, kita Sumut ada 33 Kabupaten jadi kita tidak tau semua itu, tepatnya ke DPD Perindo” ucap Rudi Zulham saat dimintai tanggapan oleh awak media di Medan, Rabu (18/10/2023).

Disinggung terkait video mesum oknum anggota partai Perindo yang dinisel yang telah menjadi konsumsi publik serta dianggap mencoreng nama baik partai. Zulham menyebut menunggu informasi dari daerah.

” Kami tidak bisa berkomentar karena belum sampai info dari daerah” kata dia.

Rudi Zulham menambahkan jika menerima laporan dari daerah akan meneruskan hal ini ke tingkat pimpinan pusat di Jakarta.

“Misal ada info dari DPD, kita akan teruskan ke DPP. Artinya ketua DPD Nisel dulu yang memberikan informasi karena beredarnya disana” sebutnya.

Informasi yang dirangkum dari warga yang enggan dipublikasikan namanya menerangkan bahwa beredarnya video adegan layaknya suami istri tersebut yang diduga kuat oknum anggota DPRD Nisel itu berawal pada tahun 2022 silam.

” Itu video adegan ranjang pertama disebar dimedsos pada tahun 2022. Yang sebarkan pertama istri dari aktor yang ada divideo itu, dan videonya lebih dari satu ” ucap sumber.

Baca Juga:  Pabrik Tak Berizin Disoal, Disinyalir Oknum OPD Pemko Medan Bermain "Dibalik Layar," Praktisi Hukum: Inspektorat Jangan Makan Gaji Buta !

Komentar