Bayi Baru Lahir Meninggal Sang Ibu Harus Dilarikan Kerumah Sakit RSUD Siak, ini Kronologinya

Siak392 kali dibaca

Sungai Apit, lintas10.com- Seorang anak bayi yang baru lahir tidak terselamatkan setelah di larikan ke Puskesmas Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Riau, keluarga pasien merasa ada kejanggalan dalam penanganan proses bersalin di Puskesmas pembantu (PUSTU) Kampung Harapan.

Andi Tarigan kepada media ini mengungkapkan bahwa awal mula adik iparnya akan melakukan persalinan di Pustu berjalan dengan baik namun saat proses terjadilah hal-hal yang tak di inginkan.

“Kejadian seminggu lalu adik ipar saya  melakukan persalinan di PUSTU Kampung Harapan namun anak yang baru di lahirkan tak selamat,” ujar Andi dengan nada kecewa Kamis (30/3/2023).

Rasa kecewa campur sedih bagi keluarga lanjut Andi, yang mana ibu sang bayi juga harus dilarikan ke Rumah Sakit umum daerah karena alami luka jahitan pada alat vital.

“Akibat jahitan yang tidak sempurna dilarikan lah kerumah sakit akibat luka robek sayatan sampai ke Anus,” kata Andi.

Akibat kejadian tersebut Keluarga berencana akan menuntut secara hukum yang berlaku.

“Hasil dari keterangan yang kami terima bahwa sang bidan yang bertugas di PUSTU tidak ada kosultasi dengan dokter kandungan,” katanya.

Ditempat terpisah Petugas Medis PUSTU selaku Bidan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa apa yang ia lakukan saat proses persalinan sudah sesuai Standar Operasi Pelayanan (SOP).

“Kita sudah melaksanakan sesuai kemampuan dan SOP,” kata Robi via saluran What app.

Lanjutnya adapun luka Robek yang dialami Ibu Bayi itu disebabkan saat anak lahir ukurannya besar.

“Untuk menyelamatkan bayi dan ibunya,” kata Robi.

Setelah bayi lahir ia merujuk langsung ke Puskesmas tindakan lebih lanjut, namun sampai ketika di periksa sudah tidak bernapas.

“Saat dalam perjalanan bayi masih terdengar bernapas, sampai di Puskesmas diperiksa Dokter Andrean sudah tak bernapas lagi,” katanya.

Baca Juga:  Bujang Kampung di Suka Mulya Dayun Bupati Alfedri Sampaikan Program Smart Kampung

Saat melakukan persalinan kata Robi ia sudah berkordinasi dengan Karo Puskesmas yang bernama Martini.

“Saat lahiran kita berkodinasi dengan Karo Puskesmas Bu Martini,” katanya.

Saat di singgung ibu bayi di larikan ke Rumah Sakit karena ada luka robek sampai ke Anus sang bidan mengatakan bahwa kulit nya tipis, setelah lahir yang mengurus ibu Bayi anggotanya bernama Amalia.

“Yang urus mengeluarkan placenta itu anggota dan yang menjahit luka robek,” sebutnya mengakhiri. (Sht)

 

 

 

 







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses