oleh

Banyak Tower Triangle  Di Seruyan Yang Di Duga Ilegal

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Pada seharusnyalah untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan, agar menindak dengan tegasnya keberadaan tower tower triangle yang diduga kuat pada ilegal, yang ada berdiri di berbagai kawasan wilayah kabupaten seruyan tersebut.

Dimana diduga, bahwa pemerintah daerah Kabupaten Seruyan telah kecolongan, dengan semakin bertambah banyak keberadaan tower triangle yang di duga kuat adalah ilegal, yang ada pada berdiri di sejumlah area kawasan yang ada di wilayah kabupaten seruyan, baik dalam perkotaan, maupun hingga sampai di pedesaan.

Tower triangle adalah merupakan alat pendukung dalam instalasi jaringan internet. Tower triangle juga, adalah sebagai pengganti menara macro atau Base Transceiver Station (BTS) yang memakai jaringan frekuensi udara.

Dari Pantauan Lintas10.com, dimana sampai pada saat ini, terlihat sudah dengan banyak berdiri tower triangle pada di wilayah kabupaten seruyan, yang di duga kuat ilegal, kususnya terdapat pada di kecamatan kecamatan, yang ada di sejumlah kawasan kota dan desa. Diantaranya adalah kuala pembuang dan desa desa lainnya.

Sedangkan Izin mendirikan tower telekomunikasi harus dipahami oleh para pelaku bisnis komunikasi khusunya pebisnis menara. Karena Indonesia sudah memiliki ketentuan izin mendirikan menara yang diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 02/Per/M.Kominfo/03/2008, tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi. Tujuan dari peraturan yang dibuat agar masing-masing pihak dapat terlindungi secara hukum.

Selain itu, ketentuan izin mendirikan menara juga diatur dalam Peraturan Bersama Menteri, yaitu Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 18 Tahun 2009;  Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009;  Nomor: 3 /P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi.

Adapun beberapa hal penting yang merupakan isi dari ketentuan izin mendirikan menara berdasarkan peraturan tersebut diantaranya adalah, yang dimaksudkan menara dalam hal ini yang bersesuaian dengan izin mendirikan tower adalah sesuai dengan Permenkominfo 02/2008 Pasal 1 angka 3. DIkatakan bahwa menara adalah bangunan khusus yang berfungsi sebagai sarana penunjang untuk menempatkan peralatan telekomunikasi yang desain atau bentuk konstruksinya disesuaikan dengan keperluan penyelenggaraan telekomunikasi. Sedangkan dalam Pasal 1 angka 4 dari Permenkominfo 02/2008dikatakan bahwa menara adalah telekomunikasi yang digunakan secara bersama-sama oleh Penyelenggara Telekomunikasi. Dengan demikian tower telekomunikasi dalam hal ini termasuk menara.

Bahwasanya tower telekomunikasi harus digunakan secara bersama dan berkesinambungan demi efisiensi dan efektifitas. Pembangunan tower telekomunikasi dapat dilaksanakan oleh pihak penyelenggara telekomunikasi, atau penyedia menara atau kontraktor menara. Izin mendirikan tower harus sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Selain itu pembangunan menara harus sesuai dengan standart demi kemanan bersama.

Terkait dengan izin mendirikan menara, beberapa hal yang menyangkut aspek keamanan secara umum diantaranya, adalah pada Kekuatan tower telekomunikasi, yaitu harus stabil dan kuat. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam hal ini adalah tempat/ space, ketinggian tower telekomunikasi, struktur tower, rangka struktur tower, pondasi, serta harus memperhitungkan kecepatan angin. Fasilitas pendukung tower/ menara, yaitu selain memiliki identitas hukum yang jelas juga harus melihat faktor pentanahan (grounding), catu daya, alat penangkal petir, lampu halangan penerbangan, serta marka halangan penerbangan.

Dan Identitas yang jelas dari nama pemilik menara. Agar jika terjadi sesuatu akan mudah dilakukan penelusuran.  Dalam izin mendirikan tower, yang termasuk identitas diantaranya nama pemilik menara, lokasi menara atau tower, ketinggian menara, tahun pembuatan dan pemasangan menara, kontraktor menara serta beban maksimum menara.

Dengan demikian, yang terikat dengan peraturan izin mendirikan tower diantaranya izin mendirikan tower triangle, syarat mendirikan tower telkomsel maupun segala bentuk tower telekomunikasi yang sesuai dengan definisi diatas. Sedangkan yang terkait dengan penggunaan tower untuk kepentingan bersama jika hendak melakukan kerjasama pemakaian bersama, ketentuan harga sewa tower bts biasanya berhubungan dengan pemilik tower. (Fathul Ridhoni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jangan Lewatkan