Apel Siaga di PT KTU, Wujud Kesiapan Dini Cegah Karhutla

lintas Daerah173 kali dibaca

Siak, lintas10.com– Memasuki musim panas, semua pihak harus semakin waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Tingkatkan koordinasi dan komunikasi,” kata Wakil Bupati Siak, H. Husni Merza saat menjadi pemimpin upacara di lapangan PT. Kimia Tirta Utama (KTU), Koto Gasib, Riau, dalam rangka apel siaga kebakaran hutan dan lahan, Rabu, (21/6/2023).

Selain pemerintah, apel siaga kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Siak, Polres Siak, Kodim 0322 Siak, Dinas Lingkungan Hidup Kab Siak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT KTU, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) cabang Riau, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api, juga dihadiri perwakilan dari DPRD Siak dan organisasi masyarakat.

Penanganan karhutla, menurut Husni, tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja sama yang baik antar semua pihak. Pemerintah daerah, aparat keamanan, swasta maupun masyarakat harus saling mendukung.

Sebagai antisipasi gangguan iklim akibat el nino, menurutnya, Kabupaten Siak telah menyiapkan beberapa langkah pencegahan karhutla. Diantaranya seperti pembuatan kanal blocking, penyiapan embung dan penampuan air serta meningkatkan patroli terpadu, termasuk penyiapan peralatan-peralatan pendukung. Semua itu demi menciptakan Siak sebagai kabupaten bebas asap.

“Harus dicegah sedini mungkin, dan itu tanggung jawab kita semua,” tegas Husni yang mengingatkan bahwa apel siaga ini merupakan wujud kesiapan Kabupaten Siak mencegah dan mengatasi ancaman karhutla.

Apel siaga diisi dengan simulasi pemadaman kebakaran oleh personil TNI-Polri, tim tanggap darurat PT KTU, dan masyarakat peduli api. Simulasi menampilkan kegiatan mulai dari pemantaun, pelaporan ke posko, ground check ke lokasi kebakaran, lalu komunikasi dan koordinasi dengan aparat kepolisian hingga simulasi penggunaan pompa portable dan unit pemadaman hingga menyisir lokasi untuk memastikan bara api yang telah benar-benar padam.

Baca Juga:  Perbaikan Saluran Drainase milik Dinas Perkim Deliserdang di Sinyalir di Luar Bestek, JPKP Deli Serdang Angkat Bicara

Komentar