Home / lintas Labuhan Batu dan Palas / Antusias Rendah, 34 Ribu Warga Palas Belum Rekam e-KTP
Keterangan Fhoto : Sekda Palas Arpan Nst (tengah) bersama Kadis Dukcapil Palas Bermawi Lubis, dan Kabid Kependudukan Darwin Lubis diruang kerja Sekda Palas. (Fhoto.Supriadi).

Antusias Rendah, 34 Ribu Warga Palas Belum Rekam e-KTP

PADANG LAWAS, lintas.10-Sebanyak 34 ribu warga Kabupaten Padang Lawas (Palas) belum melakukan rekaman e-KTP. Banyaknya  warga Palas yang belum perekaman itu akibat antusias warga sangat rendah.

Kendatipun demikian, Pemkab Palas melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten padang Lawas terus melakukan perekaman keliling e-KTP. 

Tercatat,  data terbaru warga yang belum melakukan rekam e-KTP mencapai 34 ribu orang.  Itu pun dihasilkan,  setelah beberapa waktu belakangan digenjot perekaman keliling. 

“Antusias masyarakat yang rendah.  Kadang,  kantor camat kosong perekaman seharian,  bahkan kita turun ke desa-desa melakukan perekaman juga banyak yang tak datang, ” kata Kadis Dukcapil Palas Bermawi Lubis kepada Wartawan Selasa (13/3) usai mengikuti rapat pembahasan percepatan rekam e-KTP yang dipimpin langsung Pjs Bupati Palas Muhammad Armand Efendi Pohan di Kantor Bupati Palas.

“Memang,  data itu sebagainnya masih ganda,  ada juga yang meninggal,  ada juga yang dalam pendidikan dan sudah pindah, ” papar Bermawi Lubis yang saat itu didampingi Kabid Kependudukan Darwin Lubis. 

Sempat digambarkan,  pada akhir 2017 lalu,  mereka melakukan perekaman di Papaso. Ada 8 desa dengan penduduk yang awalnya diperkirakan sedikitnya 500 warga yang melakukan perekaman.  Nyatanya,  setelah dimulai perekaman,  sampai akhir hanya datang 80 orang. 

Begitu juga di Desa Siali-ali Kecamatan Lubuk Barumun.  Perkiran awal,  akan dihadiri 300 orang, tapi yang datang hanua 50.

Belum lama ini,  di Desa Tanjung Botung Kecamatan Barumun,  perkiraan awal 300 orang,  yang datang  hanya 69.

“Nggak tau alasan apa,  antuaias warga rendah, ” terangnya.

Di sisi lain,  alat perekam yang dimiliki Dinas Kependukan juga banyak rusak.  Setidaknya,  ada alat perekam yang risak,  yakni Huragi,  Barsel,  Ulu Barumun dan Aek nabara Barumun. 

Untuk itu,  pihaknya mengimbau kepada camat dan seterusnya disampaikan camat ke kepala desa agar digerakkan warganya perekaman. 

Yang mengejutkan,  hasil coklit KPU,  masih ada sekitar 20.000 warga yang tidakbisa dimutakhirkan.  Diduga,  juga belum melakukan rekam e-KTP.

Sekda Palas Arpan Nst mengintruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Palas, untuk terus pro aktif melaksanakan pelayanan keliling atau jemput bola untuk melakukan perekaman e-KTP.

Hal itu dilakukan agar warga Palas bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Palas atau Pilgubsu mendatang,  karena syarat utama untuk bisa memilih, harus memiliki e-KTP ataupun Surat Keterang (Suket) dari Dukcapil,  yang hanya bisa didapat setelah dilakukan perekaman e-KTP.

“Hal tersebut harus tetap dilakukan agar tidak ada lagi warga Palas yang usianya sudah memenuhi syarat, namun tidak bisa memberikan suaranya pada Pilkada Palas atau Pilgubsu mendatang, hanya karna belum rekaman e-KTP,”ungkapnya menutup. (Supriadi).


Baca Juga

Panti Asuhan Dan Panti Jompo Dibantu Darma Wanita Persatuan Labuhanbatu

Rantauprapat,lintas10.com-Emak-emak.yang tergabung dalam.Darma.Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu berbondong bondong mengunjungi Panti Jompo di Jl.Dewi.Sartika dan Panti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.