oleh

Wayang Semalam Suntuk Ultah Partai Golkar Di Kampung Sialang Baru

Last Updated: 09 Nov 2015

Lintas10.com, (SIAK)- Partai Golongan Karya (GOLKAR) Kabupaten Siak di hari Ulang tahun partai berlambang pohon beringin itu yang ke 51 menyuguhkan pagelaran kesenian wayang semalam suntuk.

Acara digelar di Kampung Sialang Baru Kecamatan Lubuk Dalam Jumat (6/11/2015) malam dengan menghadirkan dalang Nasional Ki Medot Mantap Sudarsono yang merupakan putra dari dalang Kimanteb Sudarsono.

Dihadiri petinggi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Siak. Ketua DPD Golkar Kabupaten Siak Drs.Syamsuar M.Si, Indra Gunawan SE, serta pengurus tingkat Kecamatan dan  Kampung. Juga dihadiri ketua beberapa partai pengusung Ketua PKPI Kabupaten Siak Doni Zovian, Ketua partai Nasdem Muhamad, dan ketua Partai PAN Kabupaten Siak Fairus Ramli.

Syamsuar yang juga masih menjabat Bupati Siak itu menyampaikan bahwa digelarnya sukuran itu merupakan bakti sosial partai kepada masyarakat. ia juga mengingatkan agar seluruh kader untuk bersatu dan semakin solid memberikan sumbangsih dalam ikut membangun Kabupateb Siak.

“Partai Golkar merupakan partai yang sudah berpengalaman serta ikut serta menbangun Negeri ini melalui kepemimpinan bapak Suharto dengan program salah satunya mengentaskan kemiskinan membangun kebun kelapa sawit PIR Plasma yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu kata Syamsuar tetap mengingat jasa-jasa yang telah dirasakan saat ini.

“Kita jangan sampai lupa akan jasa yang telah diberikan,” sebut Syamsuar mengingatkan.

Selain itu lanjut Mantan Camat Siak tersebut sebelumnya telah terjadi dualisme kepemimpinan di kepengurusan pimpinan pusat namun dapat diketahui bersama beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan Silaturahmi Nasional dengan keputusan kembali bergabung dibawah kepemimpinan ketua umum Aburijal Bakri.

“Badai asap sudah usai dua kubu kepemimpinan di pimpinan pusat partai Golkar telah bersatu sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung dengan memenangkan Ketua umum Aburijal Bakri dan itu merupakan dinamika demokrasi,” kata Syansuar.

Ditambahkan Syamsuar dikesempatan itu juga ia mengingatkan kepada semua pihak untuk jangan terpancing dengan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Jangan sampai masyarakat terpancing dengan isu-isu yang memecah belah kita,” tukas Syamsuar. (Sht)

Komentar

Jangan Lewatkan