oleh

Nyatakan Serius Maju Syamsurizal Budi Tampilkan Jargon “Pasti Anak Siak” PAS

Last Updated: 13 Nov 2019

SIAK, lintas10.com- Saatnya anak Siak memimpin, seruan itu disambut oleh Ketua DPC Partai Demokrat Siak Syamsurizal. Sebagai Anggota DPRD Siak yang telah tiga periode manggung, ia merasa cukup layak dan memiliki kemampuan untuk memimpin Siak. Dengan penuh semangat ia membangun selogan ‘Pasti Anak Siak’ (PAS).

Putra kelahiran Sungai Apit yang merupakan Cucu dari Utu, Opas Polisi Kerajaan Siak ini merasa terpanggil untuk mengabdikan diri sebagai pemimpin Siak. “Untuk masuk sebagai kontestas di Pilkada, ada jalur perorangan, dan ada jalur partai. Saya memilih jalur partai,” kata Syamsurizal, Selasa (12/11/19) usai menyerahkan formulir pendaftaran ke Partai Gerindra di Siak.

Syamsurizal telah mendaftar ke 4 partai, yakni Partai Gerindra, Nasdem, PPP dan partai yang ia pimpin Partai Demokrat. “Besar harapan Partai Gerindra, Nasdem, PPP dan Partai Kebanggan saya Demokrat bisa memberikan dukungan, mengusung saya sebagai calon kepala daerah,” ujar Syamsurizal.

“Sebagai putra daerah, saya merasa terpanggil untuk berbuat lebih kepada masyarakat, mengabdikan diri untuk Siak lebih maju. Selain itu, kami sudah mendapat arahan dan tugas dari Ketum Bapak SBY untuk ikut dalam kontestasi politik ini,” terang Syamsurizal memaparkan motivasinya maju di Pilkada Siak.

Syamsurizal yang kini dipercaya memegang Nahkoda Partai Demokrat di Siak mengaku telah melakukan komunikasi politik yang inten dengan pimpinan partai politik lainnya. Ia yakin komunikasi yang dibangun akan menjadi sebuah konsolidasi untuk kemenangan dalam kontestasi Pilkada 2020.

“Hari ini, kita memiliki 4 kursi di DPRD Siak yang artinya masih memerlukan 4 kursi lagi untuk dapat mengusung Paslon dalam Pilkada Siak 2020. Dari dinamika politik, Kita yakin mampu membangun komunikasi politik untuk berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung paslon. Kalau melihat komposisi kursi di DPRD Siak sekarang ini, berpeluang untuk mengusung 4 paslon. Kita berharap memang ada empat pasang nantinya, sehingga masyarakat memiliki banyak alternatif dalam memilih nantinya,” tutup Syamsurizal. (rls)

Komentar

Jangan Lewatkan