Ketua DPRD Sarolangun Pimpin Sidang Paripurna Pandangan Fraksi

lintas Daerah347 kali dibaca

Sarolangun,lintas10.com- DPRD Kabupaten Sarolangun kembali menggelar sidang paripurna untuk mendengar pandangan umum Fraksi atas R KUA dan PPAS P APBD tahun 2022 sidang di pimpin Ketua DPRD kabupaten H. Tantawi Jauhari di dampingi  Wakil Kerua Sahrial Gunawan, di hadiri Penjabat Bupati Hendrzal S.Pt, Sekretaris Daerah kabupaten Sarolangun Ir Endang Abdul Naser kepala SKPD terkait, Camat, Forkopimda.

Ketua DPRD H.Tantowi Jauhari dalam uraian saat membuka sidang paripurna R KUA dan PPAS menyampaikan bahwa pada saat ini hadir guna mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD guna mendengar pandangan Fraksi tentang  KUA dan PPAS.

“Kita sampaikan silahkan para juru bicara fraksi untuk menyampaikan pandangannya juru bicaranya,” ucap Ketua.

Fraksi partai Golkar Yusuf Helmy Ab menyampaikan nota pengantar R KUA dan PPAS perubahan tahun anggaran 2022 telah sesuai dengan UU yang berlaku, dalam hal ini PP no 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan Pemda dan Permendagri nomor 77 tahun 2022 Fraksi Golkar memahami sepenuhnya atas kenaikan pendapatan daerah serta belanja daerah secara komulatif yang naik 60, 68 Milyar.

“Kita menyayangkan terjadinya penurunan PAD sebesar 11,46 milyar lebih dari itu kita mempertanyakan apakah soal penurunan PAD ada kebijakan pemerintah yang mengakibatkan sumber Pendapatan Asli Daerah tidak dipungut, atau adakah kelalaian atau tidak semangat OPD terkait pengelolaan PAD ini,” katanya.

Selain itu terkait angaran Silpa sebesar Rp107,272 milyar lebih diminta secara
Detail penggunaan Silpa tersebut pada P
APBD tahun anggaran 2022, serta meminta penjelasan penanggulangan inflasi sebesar Rp 4 milyar lebih apa sajakah langkah dan Antisipasi penanggulangan inflasi itu.

Fraksi PDIP dalam pandangannya
Helda S Nadeak momen pembahasan dari R KUA dan PPAS agar di gunakan untuk mengevaluasi pada kegiatan Anggaran dan Pendapatan belanja daerah Kabupaten Sarolangun
Tahun 2022.

Baca Juga:  Luncurkan “Bimart”, Ganjar Ajak Wirausahawan Lokal Manfaatkan Medsos

Namun hal itu belum dilaksanakan
maka dari itu pihak eksekutif benar- benar menhgunakan anggaran secara riil.sehingga dampak ekonomi dan kenaikan BBM pada saat ini dapat di menimallisir.

Selanjutnya Fraksi PPP, PKS, Fraksi PKB, Gerindra, Fraksi partai PAN juga menyampaikan pandangan umum
Oleh juru bicara Fraksi masing partai yang ada.

Namun demikian yang paling menonjol dan sorotan di sampaikan  Fraksi PKB yang dibacakan Ustadz Ali Muntoha.disampaikan terkait merosot nya pendapatan yang berkurang lebih dari 11,5 milyar setelah adanya perubahan APBD tahun anggaran
2022.

“Selain itu kami juga menanyakan soal
Kenaikan belanja tidak terduga yang sangat fantastis lebih dari tiga kali lipat. sebelum sebesar 5 milyar dan setelah di angaran diPerubahan menjadi 26 milyar,” tutupnya

Usai pandangan Fraksi ketua DPRD Tantawi Jauhari mengucapkan terima kasih dalam penyampaian pandangan Fraksi bisa berjalan lancar dengan mengucapkan Alhamdulillah.

Untuk sidang di skor dan akan di lanjutkan Selasa 20/9 22 besok . selanjutnya dengan penyerahan dokumen padangan Fraksi oleh
Ketua DPRD H Tantowi Jauhari kepada PJ Bupati Sarolangun Hendrizal S.Pt.MM. Adv. (PB Asmara)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses