Inilah Profil Ketua Umum JMSI, Punya Pengalaman Meliput di Timur Tengah

Top Ten571 kali dibaca

KIPRAH DI DUNIA INTERNASIONAL

Teguh memiliki ketertarikan tinggi pada isu-isu internasional. Ia meliput berbagai peristiwa di sejumlah negara lain, seperti Turki (2003, 2005), Republik Rakyat China (2003, 2012 sampai 2019), Lebanon (2005), Jerman (2005), Amerika Serikat (2008), Federasi Mikronesia (2009), Maroko (2010, 2011, 2014), Rusia (2011, 2013, 2017), Yaman (2013), Korea Selatan (2013 sampai 2019) Korea Selatan Prancis (2014), Italia (2014), Vietnam (2018) Venezuela (2018, 2021, 2022), Mongolia (2019), dan Kuba (2019).

Ia diundang menjadi pembicara dalam diskusi internasional HAM di Marrakesh, Maroko pada November 2014 . Pada Maret 2019 Teguh menjadi salah seorang pembicara kunci dalam Konferensi Wartawan Dunia yang diselenggarakan Asosiasi Wartawan Korea (JAK) di Seoul untuk membahas perdamaian di Semenanjung Korea.

Dalam konferensi ini Teguh menyampaikan pentingnya wartawan menanggalkan “kacamata kombatan” dalam melihat konflik di Semenanjung Korea. Teguh menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam melihat konflik di Semenanjung Korea berangkat dari pengalamannya berkunjung secara intens ke Korea Selatan maupun Korea Utara.

Sebelumnya pada tahun 2011 dan 2012 Teguh Santosa diundang untuk berbicara di Komisi IV PBB di New York sebagai petisioner masalah Sahara Barat.

Selain sebagai Ketua bidang Luar Negeri PWI Pusat, Teguh juga pernah menjadi Ketua bidang Luar Negeri PP Pemuda Muhammadiyah periode 2012-2017.

Sejak 2009 sampai kini ia menjabat sebagai Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, dan sejak 2010 menjabat sebagai Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia Maroko.

Pada bulan Oktober 2015, mewakili Rachmawati Soekarnoputri, Teguh menyerahkan “Star of Soekarno” untuk Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kepada Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat Korea, Kim Yong Nam.

Baca Juga:  H.Muhammad Rais, M.PdI mengucapkan selamat HUT Ke-2 lintas10.com

Komentar