Gas 3 Kg Langka, Warga Menjerit Tak Bisa Masak

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Masyarakat pengguna gas elpiji bersubsidi 3 kg, dibuat pusing dengan adanya kelangkaan gas, yang dirasakan pada hari ini, Minggu (15/12/2018) dan sudah berlangsung hampir merata di Kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Kondisi ini membuat masyarakat tidak bisa memasak.

Iyah (40), warga Kabupaten Seruyan, di Kota Kuala Pembuang, Minggu (16/12/2018), kepada lintas10.com, menuturkan, kelangkaan merata hingga di pangkalan resmi. Kalau disini, hari ini, gas kosong. Kita mau masak nggak bisa,” ujar ibu tiga anak ini, Minggu (16/12/2018).

Warga lainnya, An (45) juga mengaku, dimana menurutnya juga kesulitan mendapat gas 3 kg, baik di tingkat pengecer sampai agen, karena gas kosong. Guna mendapat gas untuk memasak, warga terpaksa untuk sementara menggunakan kayu bakar lagi, mau tidak mau kalau anak dirumah pada kelaparan.

“Kami warga berkeliling Kuala Pembuang, bahkan sampai ke kecamatan lain. Ternyata sama aja. Tak ada satu pun warung maupun agen yang menjual gas. Jawaban kosong terus,” tuturnya.

Wis (25) warga Kota Kuala Pembuang lainnya lagi, juga mengatakan, Ada warung yang ada gas, tapi yang dijualnya hanya pada orang tertentu saja yg dijualnya, kalau seperti ini kita mau demo saja, sudah harganya karena pilih-pilih warga, sudah harganya tinggi, itupun juga tidak ada.
 
“Meskipun kalau ada, biasanya dijual sudah dengan harga bekisar Rp 30.000 sampai 35.000 pertabungnya gas elpiji subsidi 3 Kg tersebut, dengan terpaksa karena butuh, harga tinggipun juga pada dibeli,” terangnya.  (Fathul Ridhoni)

Baca Juga:  Bupati Seruyan gelar Rapat bahas Penanganan Covid-19

Komentar