Home / Hukrim / Dijanjikan Kerja Di BUMD KITB Siak 15 Orang Warga Pusako Kena Tipu

Dijanjikan Kerja Di BUMD KITB Siak 15 Orang Warga Pusako Kena Tipu

SIAK, lintas10.com- 15 orang warga Kecamatan Pusako Kabupaten Siak, Riau tertipu oleh oknum yang mengaku karyawan di salah satu perusahan BUMD Siak yaitu PT. Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), oknum tersebut berjanji akan memasukkan mereka bekerja di perusahaan yang saat ini sedang berjalan.

Namun janji hanya tinggal janji, kerja yang dijanjikan sampai saat ini belum di realiasikan. Oknum yang bernama Buyong hingga saat ini belum bisa memasukkan masyarakat tersebut bekerja.

“Kemarin ia mengaku sebagai salah seorang karyawan PT KITB, ia berjanji akan memasukkan kami kerja. Kemudian kami diminta uang masing-masing ada yang Rp 1,8 juta dan ada yang Rp 2 juta,” kata Aril yang jadi korban kepada awak media.

Aril menceritakan, ada dua lowongan yang ada saat itu, yakni sebagai Security dan Clening Servis (CS), untuk security diminta Rp 2 juta dan CS sebesar Rp 1,8 juta.

“Ia mengatakan, setelah bekerja nanti akan dikembalikan uang yang dimintanya,” ungkap Aril.

Kejadian itu kata Aril, sejak bulan Oktober 2017 lalu. Saat itu Buyong akan menjanjikan kerja pada tanggal 28 Oktober, kemudian setelah di hubungi, Buyong meminta tempo karena beralasan pimpinan belum ada di tempat.

“Ia berjanji, minta tempo sampai tanggal 5 november. Kemudian minta tempo lagi sampai bulan Januari,” terang Aril.

Bulan Januari ia berjanji akan mengembalikan uang kepada korban pada tanggal 5 Januari, namun hingga kini tak kunjung di tepati.

“Kesabaran kami sudah habis, kami langsung datang ke Penghulu Kampung Harapan Kecamatan Sungai Apit dan orang tua oknum ini, karena oknum ini tinggal disana,” katanya.

Setelah itu, Aril baru tahu bahwa Buyong ternyata bukan bekerja di KTIB. Saat itu Buyong sudah tidak lagi dihubungi melalui nomor teleponnya.

“Kami telah ditipunya,” terang Aril.

Kemudian setelah datang ke Penghulu Harapan, pihak Kampung langsung melakukan mediasi Buyong dengan Aril dan kawan-kawan lainnya.

“Dalam perjanjian itu, Buyong berjanji akan membayar hutang tersebut paling lambat 23 Januari ini,” kata Penghulu Harapan Sulaimi.

Namun seandainya masih juga diingkari, maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang dirugikan.

“Kita hanya mencari jalan tengah saja, kalau tetap diingkari, ya saya serahkan kepada pihak yang di rugikan,” jelasnya.

Sementara itu, Aril mengancam akan melaporkan Buyong ke pihak kepolisian apabila bersangkutan tidak mau menepati janjinya mengembalikan kerugian.

“Kami sudah ditipunya dan apabila tidak ada etikat baiknya akan kami bawa keranah hukum biar pihak penegak hukum akan memprosesnya,” sebut Aril mengakhiri. (Sht)


Baca Juga

Polres Lab.Batu Sita BB Sabu 160,81 Gram Sejak 11 Sep-5 Oktober

Rantauprapat,lintas10.com-Polres Labuhanbatu mengungkap 30 Kasus Narkoba dalam kurun waktu 25 Hari sejak tanggal 11 September …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.