Home / Provinsi Kalimantan Tengah / Bupati Paparkan Rencana Pembangunan Strategis Kotawaringin Barat

Bupati Paparkan Rencana Pembangunan Strategis Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat, Lintas10.com-Untuk upaya percepatan berbagai pembangunan strategis di Kotawaringin Barat, Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, SH MH, melakukan pemaparan dihadapan Tim Percepatan Pembangunan Propinsi Kalimantan Tengah di Aula Kantor Bupati Kotawaringin Barat (16/07/2018).

Adapun sektor dan bidang yang dipaparkan adalah Rencana Pembangunan Pelabuhan Samudera di Sebuai, Pembangunan Bandara bertaraf Internasional di Sebuai, Pembangunan Jalan Lingkar Luar Kota Pangkalan Bun yang terakses langsung ke Pusat Lintas Jalan Trans Kalimantan, Pembangunan Water Front City disepanjang Daerah Aliran Sungai Arut yang merupakan Kampung Asal Pangkalan Bun yang digabungkan dengan pembangunan dan pengembangan wisata air dan kuliner, pembangunan dan pengembangan beberapa pelabuhan yang sudah ada, yakni Pelabuhan Panglima Utar dan Pelabuhan dan Infrastruktur Jalan Pelabuhan Tempenek di Kumai,Pembangunan dan Pengembangan Terminal Penumpang dan Apron Pesawat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun yang dimulai awal tahun 2019, Persiapan dan Pembangunan Kawasan Industri dengan fasilitasnya, Pembangunan Kantor Imigrasi di Pangkalan Bun, Pembangunan dan Pengembangan Destinasi Wisata termasuk fasilitas pendukung lainnya, Pembangunan Terminal Barang di Desa Batu Belaman juga sektor dan bidang lain yang dianggap strategis.

Ditambahkan pula, Bupati Nurhidayah sangat berkepentingan sekali Pemerintah Propinsi Kalimantan Tengah bisa segera merespon dan mensuport agar meskapai penerbangan yang terbang dari Pangkalan Bun ke beberapa Bandara di P Jawa dan Kalimantan segera mendapat tambahan mengingat peningkatan penumpang yang cukup tinggi termasuk dari beberapa Kabupaten terdekat dan Kabupaten dari Propinsi Kalimantan Barat terdekat karena harga tiket yang diterapkan maskapai menerapkan harga tertinggi yang dirasa sangat mahal karena maskapainya sangat sedikit.

Ditambahkan oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Propinsi Kalimantan Tengah, Rahmadi G Lentam, SH, hendaknya Pemerintah Pusat tidak memasukan unsur perbedaan politik dalam membangun seluruh rakyat Kalimantan Tengah karena masyarakat Kalimantan Tengah adalah juga Rakyat NKRI.

Yang juga sangat diapresiasi oleh Rahmadi G Lentam, bahwa untuk pembangunan ke tahap penyelesaian jalan lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang berakses langsung ke Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat, dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat mencapai setengah trilyun yang tidak pernah didapatkan oleh pemerintahan sebelumnya.(AT)


Baca Juga

DPRD LAMANDAU LAKUKAN SIDANG DENGAR PENDAPAT TERKAIT TUNTUTAN MASYARAKAT DESA KINIPAN

Kotawaringin Barat, Lintas10.com-Dalam menerima aspirasi masyarakat Desa Kinipan perihal tuntutan terhadap penjarahan hutan adat yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.