Beritakan Bandar Narkoba, Seorang Wartawan di Deli Serdang Diserang Sampai Masuk Rumah Sakit

Lintas SUMUT1,213 kali dibaca

Lintas10.com, Medan – Seorang wartawan media tobapos bernama Dony Nainggolan (40) warga Jalan Gaperta Ujung, Helvetia, Kota Medan, diserang 3 orang pria saat berada di rumah kerabatnya di Jalan Kelambir Lima, Gang Anas, Deli Serdang, Kamis (8/2/2024).

Pelaku penyerangan membawa borgol dan diduga senjata api yang diduga suruhan bandar narkoba Jalan Klambir V dengan nama panggilan Oyok.

Korban menduga, motif penganiayaan terjadi sebab sebelum para pelaku melakukan penyerangan sempat terucap ‘hapus berita itu”.

Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian kedua tangan, kaki dan kepala, saat ini sedang dirawat di rumah sakit, belum bisa memberikan keterangan lebih dalam.

“Mereka naik motor metik, satu Scoopy dan satu lagi mirip N Max warna hitam, mereka pakai helm dan masker, seorang dari pelaku dikenali beberapa saksi warga maupun korban, inisialnya Rom,” kata Tomy yang akrab disapa Dony kepada wartawan.

Sambung korban, “Kepada penyidik di kepolisian nanti akan saya bongkar semua, saya yakin mengenali seorang dari ketiga pelaku, karena dia bilang hapus berita itu,” terangnya lagi berbaring di ranjang rumah sakit.

Terang saksi warga lainnya, “Mereka ngaku Polisi, katanya mau nangkap orang, borgolnya dinampak-nampakkan sama warga, satu gang ini melihat, itu yang pendek -pendek bawa borgol,” terang warga.

Kepada Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi yang telah dikonfirmasi bahwa penyerangan diduga terkait berita narkoba mengatakan, segera mendalami dan akan menangkap para pelaku sesuai informasi pemberitaan bila terbukti.

Sebelumnya diberitakan, bandar besar narkoba dipanggil Oyok memindahkan lokasi narkobanya dari Gang Pantai Jalan Kelambir Lima Pajak Kampung Lalang ke dekat masjid di Jalan TB Simatupang, Gang Mushola, alias Lembah, Kecamatan Sunggal, Kota Medan.

Baca Juga:  Kapolda Sumut Tinjau Kesiapan Operasi Lilin Toba di Samosir

“Lebih besar lokasi narkoba yang sekarang ketimbang di Gang Pantai sebelumnya”.

Kiloan sabu-sabu bisa habis terjual di Lembah saat ini secara terang-terangan,” demikian pemberitaan sebelumnya.

Kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Dony Nainggolan berharap para pelaku penyerangan wartawan segera diciduk. Sebab jika hal ini tidak terungkap, maka di Sumut akan muncul penilaian miring sebagai provinsi yang tidak aman bagi para jurnalis. (Tim)











Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses