Antisipasi Banjir dimusim Penghujan, DPRD Kota Medan Minta Dinas terkait Berkolaborasi Atasi Banjir

lintas Daerah366 kali dibaca

Medan,lintas10.com – DPRD Medan meminta agar Dinas Perkim, Dinas PU serta kecamatan dan kelurahan untuk berkolaborasi dalam pemetaan lokasi rawan genangan air dan banjir.

“Ini sangat penting, mana kawasan genangan air maupun kawasan banjir sehingga langsung dilakukan pemetaan. Karena sejauh ini antara kawasan genangan air dengan banjir itu berbeda,” sebut Anggota Komisi IV DPRD Medan Dedy Aksyari kepada wartawan, Rabu (24/11/21).

baner

Dikatakannya kejadian hujan deras pada Selasa (23/11/21) malam kemarin, sebut Dedy itu adalah genangan air, kenapa dikatakan demikian sebab waktu yang tidak terlalu lama atau berkisaran satu jam bisa kembali surut.

Dedy pun menjelaskan kenapa genangan air itu bisa mencapai radius yang cukup luas dalam hitungan menit saat hujan deras hingga merendam pemukiman warga, perkantoran, kawasan ruko dan mall, hal ini terjadi karena sendimentasi pada saluran air ditambah cor semen tanpa membuat pengontrolan air pada kawasan kompleks ruko dan mall atau plaza.

Disinilah perlunya ada pengawasan oleh pihak kelurahan sehingga mudah melakukan pengorekan, tapi perlu juga diingatkan pengorekan salura parit tidak bisa disatu titik akan tetapi saling terkoneksi hingga saluran air menjadi lancar.

Untuk itulah, Dedy meminta agar Dinas terkait berkolaborasi agar permasalahan genangan air bisa dicegah kalau drainase lancar maka genangan air tidak akan ada.

“Karena tak pun hujan deras pun, masih banyak daerah yang tergenang air bahkan masuk ke pemukiman warga,” ujarnya.

Berkaitan banjir, sebut Dedy banyak faktor diantaranya faktor alam dalam banjir rob di Belawan, dan meluapnya sungai yang melintasi kota Medan karena tinggi curah hujan dari hulu sungai.Dan bisa juga karena faktor manusia yang membuang sampah dan mendirikan bangunan dibantaran sungai sehingga resapan air menjadi berkurang.

Baca Juga:  Wabup Sarolangun Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.