Anggota Koramil gagalkan penyelundupan 1.5 Ton Cap Tikus di Imana

Lintas Jabodetabek471 kali dibaca

Gorontalo, LINTAS10.COM – Anggota Koramil 1304-12/Atinggola berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1.5 ton minuman keras (Miras) tradisional Cap Tikus saat melintasi jalan Trans Sulawesi di Desa Imana.

Demikin dikatakan Dandim 1314/Gorontalo, Letkol Inf Allan Surya Lesmana, S.Sos., dalam rilis tertulisnya, Senin (11/2/2019).

Imana merupakan salah satu Desa di Kecamatan Atinggola, yang berlokasi di bagian utara provinsi Gorontalo.

Diungkapkan Dandim, kronologis kejadian tersebut, berawal dari laporan warga Imani kepada anggota Koramil 1314-12/Atinggola, Serka Arsad Gobel.

“Beberapa orang warga melaporkan bahwa akan ada mobil yang membawa Miras Cap Tikus dengan jumlah yang sangat banyak,” jelasnya.

“Berdasarkan laporan tersebut, setelah berlapor kepada pimpinannya, Serka Arsad bersama beberapa anggota Koramil diperintahkan untuk melakukan pengawasan terhadap mobil yang dimungkinkan membawa Miras,” tambah Allan.

Beberapa lama kemudian, lanjut Allan, melintas satu minibus yang sesuai dengan identifikasi warga.

“Kemudian, dihentikan dan penumpangnya diminta turun untuk dimintakan keterangan tentang muatan yang dibawa mereka dan tujuannya,” ungkapnya.

“Ketika diperiksa, ternyata barang yang dibawa oleh RW (42) dan SM (40) itu, adalah puluhan karung berisi Miras Cap Tikus,” lanjut Allan.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, menurut lulusan Akmil tahun 2000 ini, anggotanya langsung melaporkan kepada pimpinannya bahwa kendaraan berikut Miras yang dilaporkan warga telah ditemukan.

“Minuman tradisional khas dari Minahasa tersebut, sebanyak 60 galon, 120 bantal atau jika ditotal sekitar 1.5 liter,” tegasnya.

Untuk diketahui, sambung Allan, saat ini, setelah Cap Tikus 1978 milik Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) dipatenkan menjadi produk kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara, minuman tradisional ini telah legal dikonsumsi oleh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulut).

Baca Juga:  Satgas Yonif 741 Poles Rumah Lapuk Landelinus Jadi Layak Huni

Komentar