Ada Dua Nakes diduga Tetap Terima Gaji di Pustu Tanjung Selamat, Namun Tak Pernah Masuk Kantor !

Deliserdang262 kali dibaca

Lintas10.com, Sunggal – Dua orang Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal Deliserdang diduga tak pernah masuk kantor namun namanya masih tetap terdaftar sebagai pegawai di Pustu Tanjung Selamat.

Informasi dihimpun dua pegawai dibawah naungan Puskesmas Sei Mencirim tersebut berinisial nama DM, dan ID Tarigan yang dirumorkan di internal pegawai sudah mengajukan pensiun dini.

Ironisnya, menurut sumber yang meminta namanya agar dirahasikan oleh media ini menuturkan nama dua pegawai tersebut tidak ada melakukan pengajuan pensiun di dinas terkait.

” Saya dapat kabar langsung dari dinas tidak ada pegawai yang mengajukan pensiun. Tapi dua pegawai itu sudah tidak masuk lagi, salah satunya lagi sudah jualan di pajak ” ucap sumber, Jumat (24/05/2024).

Sumber juga mengatakan tidak tau persis mengenai dugaan permainan ini, apakah disengaja dua pegawai itu namanya tetap terdaftar sebagai pegawai agar tetap menerima gaji atau ada hal lain kata dia.

“Informasi dihimpun dua orang itu sebelumnya sempat dikabarkan sudah pensiun dini, namun informasi ini bertolak belakang dengan pernyataan dari dinas terkait, bahwa tidak ada bidan yang mengajukan pensiun dini disana” ujar sumber.

Mungkin kepala Pustunya beranggapan memang dua orang ini benar telah pensiun tambahnya lagi menerangkan kepada kru awak media.

Lebih jauh sumber membeberkan, bahwa awalnya hal ini mencuat dari permintaan penambahan pegawai, karena kalau cuti melahirkan tak ada yang menggantikan karena dua pegawai telah pensiun.

” Tiga hari saja gak masuk ditanyai. Ini berbulan – bulan gak masuk bisa, ditanyai ke dinas hanya satu nama saja pengajuan pensiun. Trus yang dua ini lagi kemana? ” ucap sumber.

Baca Juga:  Inspektorat Deli Serdang Pastikan Pemberhentian Kepala Desa Paluh Kurau Telah Sesuai Perundang - undangan

” Dibulan satu mereka mengajukan pensiun tapi karena banyak utang di koperasi jadi gak jadi. Jadi kemungkinan besar ada dugaan permainan disini, nama pegawai tersebut tetap aktif sebagai pegawai namun tak masuk – masuk, cuman gajinya mungkin ” “cincau – cincau” ucap sumber.

Dikonfirmasi terpisah hal ini kepada salah seorang pegawai di Pustu Tanjung Selamat, melalui R Ginting mengatakan bahwa benar dua orang tersebut sudah pensiun.

” Pegawai atas nama DM sudah pensiun dari bulan tiga. ID Tarigan juga sudah pensiun kurang lebih sudah setahun ini ” ucap R Ginting saat berbincang dengan kru awak media.

Dilain sisi, kepala Desa Tanjung Selamat Safi,i mengatakan di Pustu Tanjung Selamat Bindes ada satu namanya Nova dan dua lagi disitu perawatnya namanya Rista, dan Luker. Penanggung jawab si Rista ujarnya.

Disinggung pegawai atas nama DM dan ID Tarigan, Safi’i tidak mengetahui. Ia hanya mengenal tiga orang tersebut.

Selain itu, rumor pemotongan gaji supir ambulans di Puskesmas Mencirim juga santer dibicarakan oleh sejumlah pegawai. Supir ambulans tersebut juga sudah merasa gerah pasalnya setiap gajian selalu dipotong tiga ratus ribu rupiah bahkan pemotongan sampai lima ratus ribu rupiah.

” Supir ambulan itu sudah resah itu, gaji tak seberapa dipotong tiap bulan oleh oknum bendahara berinisial nama L. Namun mereka takut melawan, jika protes akan dipindah” ucap sumber.

Sementara itu, mengenai kebenaran informasi tersebut awak media masih berupaya meminta tanggapan dari Kepala Puskesmas Sei Mencirim dr Budi, guna mengetahui kebenaran kedua pegawai yang disinyalir belum pensiun namun masih menerima gaji itu dan pemotongan gaji supir ambulans tersebut. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses