oleh

Ketua Persit KCK Ranting 04 Koramil 03/GP: SELAMAT HARI KARTINI, mati satu tumbuh seribu

Last Updated: 21 Apr 2019

Jakarta Barat, LINTAS10.COM – Ketua Persit KCK Ranting 04 Koramil 03/GP Nyonya Duma Waty Manullang Jefriansen Sipayung, Amd menyampaikan Selamat Hari Kartini 21 April 1879 – 21 April 2019.

“Mati satu tumbuh seribu. Kartini mungkin sudah tiada, namun semangat juangnya tidak boleh padam begitu saja. Maju terus para Kartini muda. Selamat hari Kartini,” kata Nyonya Duma Waty Ketua Persit KCK Ranting 04 Koramil 03/GP kepada awak media di Jakarta Barat, Minggu (21/4/2019) seraya menambahkan agar para generasi muda khususnya kaum wanita tetap semangat.

Raden Ajeng Kartini adalah salah seorang wanita pahlawan Indonesia dan sosok yang dikenal memperjuangkan emansipasi wanita.

Untuk mengenang pahlawan wanita RA Kartini ini dengan segala jasa dan kegigihannya, maka setiap tanggal 21 April selalu diperingati.

Kisah dan cerita inspiratif serta jasa dan perjuangan dari R.A Kartini untuk bangsa Indonesia menjadi motivasi dan pelajaran hidup yang berharga bagi masyarakat khususnya kaum wanita Indonesia.

R.A Kartini mempunyai nama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat, ia lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Jepara, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang bupati Jepara kala itu. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari NyaiHaji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Kartini lahir di tengah-tengah keluarga bangsawan, oleh sebab itu ia diberi gelar R.A (Raden Ajeng) di depan namanya, gelar itu sendiri (Raden Ajeng) dipergunakan oleh Kartini sebelum ia menikah. Namun ketika Kartini sudah menikah maka gelar kebangsawanan yang dipergunakan berubah menjadi R.A (Raden Ayu) menurut tradisi Jawa.

Editor: Benz

Komentar

Jangan Lewatkan