oleh

Yasona Laoly Sebut LP Yang Tidak Layak Jadi Prioritas Pemerintah

lintas10.com (SIAK)-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, mendukung penuh rencana perbaikan pembangunan fisik Rumah tahanan negara (Rutan) disetiap kabupaten/kota Propinsi Riau.

Program kementerian hukum dan HAM RI tersebut sebagai upaya menekan angka over kapasitas penghuni Rutan khususnya di Bagansiapiapi.

“Jumlah penduduk Riau aja sudah 6,3 ribu jiwa, sudah pasti setiap tahun angka penghuni rutan bertambah,” ujar gubri, Sabtu(16/4/2016).

Lanjut politisi partai Golkar itu, pemerintah propinsi, kabupaten dan dewan tentunya sangat mendukung sekali rencana pembangunan baru rutan yang ada di Riau, karena rutan yang ada dinilai sudah tidak memenuhi syarat.

Hal sama diungkapkan Kemenkumham RI Yasonna Hamonangan Laoly, bahwa pembenahan dan pembangunan baru rutan sudah menjadi filosofi lembaganya, yakni melembagakan masyarakat warga binaan.

Dengan baiknya infrastruktur fisik sudah dipastikan pembinaan juga semakin baik. Menurutnya, kalau dulu usulan yang disampaikan daerah banyak yang belum memenuhi syarat dan spek yang dibutuhkan.

“Kita sudah melihat langsung kondisinya, dan ini kedepan jadi skala prioritas. Mudah-mudahan keinginan kita semua bisa terwujud,” katanya

Dari data diperoleh bahwa kapasita penghuni rutan 98 orang dengan jumlah penghuni 687 orang. Adapun rincianya, tahanan dewasa 305 orang dan anak 2 orang dengan total 307 orang. Kemudian, jumlah narapida dewasa 379 orang napi anak 1 orang dengan total 380 orang. (Be)

Baca Juga:  Dongkrak PAD Pemda Rokan Hilir Berinovasi Kota Kreatif


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.