Pengurusan SIM Jalur Resmi di Satlantas Polrestabes Medan Sulit, Ada Berkedok Sertifikat Modus Pungli ?

Lintas SUMUT9,610 kali dibaca

Lintas10.com, Medan – Praktik dugaan kecurangan dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) terus menggema di Satlantas Polrestabes Medan, Kamis (27/07/2023).

Baru – baru ini seorang warga mengeluhkan pengurusan SIM Golongan C di Satlantas Polrestabes Medan yang berkantor di Jalan Adinegoro Kota Medan.

Rio warga yang mengurus SIM C menuturkan sudah dua kali mengikuti ujian tes praktek. Namun ia selalu gagal. Anehnya soal dalam teori diberikan berjumlah 30 soal dan benar 29, akan tetapi dalam teori ini dinyatakan kalah.

Ujian kedua kalinya Rio masih bersikukuh ingin mengikuti ujian dengan jalur resmi, meski saat mendatangi areal Kantor Satlantas Polrestabes Medan kerab ditemui puluhan pria misterius dan ditawari pengurusan SIM yang mengaku dapat mengurus jalur cepat.

Disinilah letak kejanggalan itu dimulai, ujian prakteknya sudah sulit, berbelok belok dilalui, zikzak ternyata hasilnya tetap juga kalah.

Lantas ia pun ditawari petugas jika mau lulus agar mengambil selembar kertas sertifikat dengan mahar 400 ribu rupiah diluar dari pembayaran resmi pengurusan SIM.

Rio pun kaget, karena diawal sudah membayarkan uang pengurusan SIM tersebut.

Keluarga Rio, Ria Sitorus yang juga merupakan seorang aktivis pembela kaum marjinal disumatera utara sangat menyayangkan hal tersebut.

” Cobalah, disuruh ikuti aturan, dua kali dicoba dua kali kalah. Eeee malah ditawari urus sertifikat agar bisa lulus” ujarnya.

Tambahnya, apa gunanya praktek ini jika mengurus sertifikat sudah bisa keluar SIM tanyanya heran.

” Lucu banget Satlantas Poltabes kita ini.
Dua x gagal praktek. Pengawas yang uji latihan suruh utk beli sertifikat kalau tidak ya ujian lagi. Permainan – permainan yang luar biasa di kepolisian ini. Untuk SIM C sertifikat harus bayar sekitar 400 RB, SIM A 500 RB”

Baca Juga:  Ormas PBB Geruduk Kantor Wali Kota Medan, Tuntut Kebebasan Beragama!

Komentar