Home / Provinsi Kalimantan Tengah / RSUD Tolak Warga Ini Yang Berobat Gunakan BPJS

RSUD Tolak Warga Ini Yang Berobat Gunakan BPJS

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Saat ini Rumah  Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Tolak dan tidak melayani untuk BPJS Kesehatan bagi pasien anak yang sakit dalam keadaan dimana dengan dikatakan tidak pada kondisi gawat darurat.

Hal tersebut, seperti dimana sudah yang dialami pasien anak warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, pada Sabtu dini hari, 1/12/2018, sekitar waktu kurang lebih jam 2 pagi, yang sakit dengan secara mendadak dan kemudian pada langsung orang tuanya yang kaget dan cemas melihat kondisi anaknya, dan akhirnya langsung melarikannya ke IGD RSUD Kuala Pembuang, Namun setelah di RSUD, dimana dengan kagetnya mendengar bahwa untuk anaknya yang sedang sakit tersebut pada tidak bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatannya dikarenakan yang katanya sudah aturan dari pihak BPJS. Menyikapi halnya tersebut, maka warga yang anaknya pada sedang sakit itu, dipinta untuk membayarkan biayanya, dan dengan terpaksa membawakan anaknya pulang kerumah dan tidak jadi untuk melakukan rawat inap anaknya.

Namun, setelah melihat kondisi anaknya yang semakin tidak ada perkembangan untuk sembuh dan kondisinya juga makin mengkuatirkan, maka dengan terpaksa mau tidak mau warga tersebut, sabtu malam(1/1/2018) sekitar pukul 19.00 wib membawa dan merawatkan anaknya ke RSUD Kuala Pembuang secara Umum (Berbayar).

Peristiwa ini telah dialami juga oleh warga kabupaten seruyan lainnya. Sedangkan yang sangat disayangkan, kenapa aturan oleh BPJS Kesehatan ini baru dan terkesan dadakan, dimana tidak ada sosialisasinya, kususnya di wilayah kabupaten Seruyan. Lalu apa gunanya kartu BPJS Kesehatan yang setiap bulannya terus pada dibayarkan oleh warga, kalau tidak bisa juga dipergunakannya. Dimanakah hak untuk hidup dan kesehatan dari warga yang katanya telah dijamin undang-undang dan peraturan lainnya, kalau realitanya seperti ini.

Plt. Direktur RSUD Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Dr Reson Rusdianto, menanggapi tentang perihal tersebut, disaat di konfirmasikan melalui whatshapp, Sabtu(1/1/2018), mengatakan, Sebenarnya kalau ke rumah sakit sudah termasuk tindakan lanjutan, artinya setiap peserta BPJS sudah ada FKTPnya masing masing atau dokter keluarga. Karena sudah diatur pelayanan di rumah sakit harus dilayani oleh dokter spesialis maka untuk pelayanan tersebut apabila doktet spesialis tidak bisa dirujuk ke RS yang ada dokter spesialisnya. Agar sistem klaimnya bisa dibayarkan. Tapi kalau pihak keluarga tetap ingin dilayani oleh RS maka sistem klaimnya tidak bisa dilakukan. Artinya atas permintaan keluarga. Berbayar (kecuali kasus gawat darurat, itupun kalau sudah lewat masa gawat daruratnya harus di rujuk juga ke RS yang ada dokternya..).

“Alhamdulillah, hari ini dokter spesialis anak sudah ada penggantinya dan Hari senin sudah bisa dilayani di RS Kuala Pembuang, dan dokter spesilis mata juga ada di RSUD kuala pembuang bulan desember ini.. silahkan di manfaat pelayanan kami di RSUD, TKS,” ujarnya. (Fathul Ridhoni)


Baca Juga

POLRES KOBAR Terima Penghargaan Dari MENPAN RB Republik Indonesia

Kotawaringin Barat, Lintas10.com- Dipenghunjung tahun 2018 Polres Kotawaringin Barat dapat berbangga karena memperoleh penghargaan dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.