Kejari Samosir Buka Hotline Pengaduan Mafia Tanah, Pupuk Subsidi, dan Pelabuhan

lintas Daerah852 kali dibaca

lintas10.com, Samosir — Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir Andi Adikawira Putera,S.H.,M.H melalui kasi intelijen Kejaksaan Negeri Samosir Tulus Yunus Abdi,S.H.,M.H dalam siaran persnya menyampaikan bahwa Kejari Samosir telah membentuk satgas pemberantasan mafia tanah, pelabuhan dan pupuk subsidi, di kantor Kejaksaan Samosir Sumatera Utara, Rabu, (9/3/2022).

Dalam keterangan Persnya dinyatakan
dengan surat keputusan NO.KEP-04/L.2.33.2/Dek.4/01/2022 tanggal 18 Januari 2022 tentang Pembentukan Tim Pemberantasan Mafia Tanah, Pupuk, Dan Pelabuhan, Kejaksaan Negeri Samosir Tahun 2022.

Disebutkan, bahwa sebagai wujud pelaksanaan pemberantasan Mafia Tanah, Pupuk dan Pelabuhan, Tim Satgas melaksanakan tugas untuk melakukan pemberantasan mafia tanah, pupuk dan pelabuhan secara optimal, baik preventif maupun represif melalui pelaksanaan kewenangan, tugas, dan fungsi Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka Penegakan Hukum yang adil, Berkepastian Hukum, dan Bermanfaat.

Selanjutnya,Tim Pemberantasan Mafia Tanah, Pupuk, Dan Pelabuhan dapat juga melakukan koordinasi untuk mendapatkan perlindungan dan atau keamanan dalam pelaksanaan tugas.

Ditambahkan, bahwa pelaksanaan pemberantasan mafia tanah, pupuk dan pelabuhan dilakukan dengan mengkedepankan Profesionalisme, Integritas, dan objektivitas, termasuk juga praktik mafia tanah, pupuk dan pelabuhan melibatkan oknum aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan atau pemangku kebijakan (Stake Holder).

Dalam pemaparannya bahwa wujud pelaksanaan pembentukan ini, kejaksaan negeri samosir menyediakan sarana aduan ( Hotline ) yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat, guna melaporkan praktek mafia tanah, pupuk, dan pelabuhan. Dengan no aduan (Hotline) Telepon / Hp : 0813 – 7698 – 9867.

Baca Juga:  UKW PWI Riau Angkatan XXI di Rokan Hulu ini Persyaratannya

Komentar