oleh

Inilah Tanggapan Ketua Komisi II DPRD Di Usia Ke XVII Kabupaten Siak

-Siak, Top Ten-175 kali dibaca

lintas10.com, SIAK- Dengan umur 17 th Kabupaten Siak masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dibenahi, terutama kalau Siak ingin dijadikan destinasi wisata se sumatra, turis lokal dan international mau berkunjung ke objek wisata harus diprioritaskan jangan setengah-setengah penganggarannya.

Hal itu disampaikan Ketua komisi II DPRD Siak Syamsurizal Rabu (12/10/2016) usai mengikuti sidang paripurna HUT Kabupaten Siak di gedung DPRD.

“Untuk membangun wisata baru perlu keyakinan serta perencanaan yang cukup matang,  karena alam siak sangat memungkinkan pengembangan wisata baru,” Ujar Politisi partai Demokat itu.

Dikatakan anggota DPRD yang akrab di panggil Budi itu mewujudkan nya tentu diperlukan satu pemikiran yang mengacu kemasa depan rencana jangka panjang, jangan sampai penggunaan APBD salah arah atau tidak memberikan manfaat kepada masyarakat secara langsung.

“Hendaknya kurangi iven yang menyerap anggaran besar yang belum bermanfaat untuk siak,  kalau itu dijadikan agenda jangan setiap tahun dilaksanakan, cukup minimal 3 tahun sekali sambil meloby pusat untuk dijadikan agenda pusat, sehingga anggaran iven besar itu bisa untuk pengembangan wisata baru, kalau kita sdh siap fasilitas yang ada baru kita lakukan iven bersekala kecil,  menengah atau besar, sesuai dengan visi misi kabupaten Siak untuk pariwisata,” kata Syamsurizal.

Harapan kedepan lanjut Anggota DPRD Daerah pemilihan satu ini tumbuh pendapatan asli daerah Siak yang dapat digunakan membangun sarana prasarana.

“Dengan begitu nanti dapat menambah PAD kabupaten Siak apalagi terjadi kurangnya DBH “Dana Bagi Hasil” dari pusat yang sudah dirasakan pada tahun ini,” tandas Budi. (Sht)

Baca Juga:  Pemkab Siak serahkan 1811 sertifikat Tanah untuk rakyat dari program PTSL tahun 2020.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.