oleh

Beli Elpiji 3 Dan 12 Kg, Benarkah Isinya Benar 3 Dan 12 Kg?.

Last Updated: 12 Jun 2019

Warga Keluhkan Isi Ulang Gas Elpiji Dibeli Pada Kurang Terus

Lintas10. com (Seruyan/Kalteng) – Warga Kabupaten Seruyan, kususnya yang berada di Ibu kota Kuala Pembuang, dimana diketahui untuk sekarang sudah banyak menggunakan regulator yang memiliki dengan alat pengukur tekanannya. Dan salah satu tujuannya untuk mengetahui kapan isi elpiji akan habis.

Namun halnya berbeda yang dialami salah seorang warga Kota Kuala Pembuang, Muhamad, dimana hampir setiap kali ganti tabung elpiji, untuk tekanan gas diregulator hasilnya selalu berbeda.

Hal tersebut membuat Muhamad yang dimana mulai dari menggunakan tabung gas isi ulang 3 kilogram hingga ke elpiji 12 kg, tetap masih saja pada diregulatornya tidak dengan full lagi seperti biasa-biasanya. Sehingga karena pada mengalami sudah dengan beberapa kalinya, mulai beberapa kali dari tabung gas elpiji yang 3 kilogram yang disinya di. dimana tetap saja terlihat diregulaornya pada kurang, hingga mencoba lg beberapa kalu juga dengan menggunakan tabung gas isi 12 kilogram, dimana juga terjadi hal yang sama, dengan terlihat kurang pada 5, yang akhirnya Muhamad menaruh curiga. Apakah isi tabung elpijinya tersebut pada dikurangi. Karena beberapa kali ia membeli isi ulang elpiji di pengecer tempat ia tinggal di Jalan MT. Haryono, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Tekanan gas dari tabung elpiji tetap pada sama kurangnya.

“Beberapa bulan terakhir ini, saya menggunakan kepala regulator yang dilengkapi alat pengukur tekanan udara untuk kompor gas saya. Namun beberapa kali juga saya temui, ternyata tekanan udara dari tabung gas baik yang saya gunakan dari tabung elpiji 3 kilogram hingga pada tabung elpiji 12 kg yang saya beli ternyata tetap terus pada kurang, tidak pernah penuh (full) seperti dulunya, seringkalinya jarum penunjuk tekanannya hanya menunjukkan kurang dari 5 full seperti biasanya,” Ungkapnya.

Muhamad mengatakan, sementara harga elpiji 3 dipangkalan pada Rp 23.000 dan 12 kg di toko 175.000, tapi isinya sudah beberapa kali ini baik yang 3 kilogram pada dipangkalan maupun yang 12 kilogram ditoko tetap saja kurang. Dirinya mau komplain ke toko penjual elpiji, Namun si penjual juga belinya dengan agen yang sering pada mengantarkannya langsung, ya katanya posisi lokasi tempat agennya di daerah desa pematang panjang, kecamatan seruyan hilir, kabupaten seruyan.

“Kan tetap saja meskipun isi beratnya pada kurang toh harus membayarkan harga yang sama jugakan,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, untuk yang katanya namanya agen beroperasi kususnya diwilayah kabupaten seruyan yakni seperti PT. Sari Krama Seruyan untuk agen elpiji subsidi 3 kilogram Yang beralamatkan di desa Pematang Panjang, kecamatan seruyan hilir timur, kabupaten seruyan, dan PT. Sari Naskati Utama, yang tidak ada alamat lengkapnya sesuai dengan yang tertera ditutup gas elpiji 12kilogram tersebut.

Dikonfirmasi terkait keluhan konsumennya, kepala dinas perindustrian, Perdagangan, koperasi dan UKM kabupaten seruyan, Laosma Purba, rabu (12/6/2019), dimana sedang tidak berada dikantornya.

Berdasarkan pengamat Pertambangan, Rido, Rabu (12/6/2019) di Kuala Pembuang, mengatakan, dimana diketahuinya, biasanya setiap elpiji baik ukuran 3 kg maupun 12 kg yang keluar dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina, dipastikan isinya pas.

“Harusnya pas, karena sudah standarnya. Dan setiap keluar dari SPBE selalu ditimbang,” terangnya. (M. Fathul Ridhoni)

Komentar

Jangan Lewatkan